LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Jajaran pelatih PSMS Medan mempersiapkan skema untuk meredam serangan balik Perseru Serui ketika kedua tim saling bentrok di Stadion Teladan, Jumat (20/4) malam WIB, pada pekan kelima Liga 1 2018.
Asisten pelatih Muhammad Yusuf Prasetyo mengaku sudah berdiskusi dengan pelatih kepala Djadjang Nurdjaman mengenai persiapan tim. Djadjang diperkirakan sudah pulang ke Medan Jumat sore, sehingga diharapkan dapat mendampingi tim di laga nanti.
Pria yang akrab disapa Yoyok ini mengutarakan, PSMS akan bermain lebih menyerang, mengingat mereka membutuhkan tiga poin untuk mengangkat posisi tim di klasemen. Apalagi mereka bakal bermain di hadapan pendukungnya.
“Pasti kami harus menyerang, karena mereka bertahan sekali. Perseru tim bagus, kalau di kandang mereka memang beda banget. Mereka seri lawan Bali United di kandang lawan. Mereka mengandalkan counter-attack dengan skema 5-3-2. Kami akan mengantisipasi itu,” beber Yoyok.
“Siapapun pelatih tidak ada yang tidak mau tiga poin. Tapi memang kadang sepakbola tidak sesuai dengan jalannya pertandingan. PSIS bermain tidak cukup baik, tapi kami kalah 4-1. Itulah sepakbola. Ada faktor kekurangan yang harus kami perbaiki.”
Yoyok belum menentukan komposisi starting eleven, dan tidak menutup kemungkinan bakal ada perubahan. Pada latihan kemarin, Yoyok terlihat mengutak-atik beberapa posisi, seperti full back kanan, bek tengah, hingga striker. Beberapa pemain terlihat bergantian mengisi posisi itu.
“Saya sengaja coba-coba. 11 pemain lawan Perseru masih belum kami pastikan. Masih ada rotasi lagi. Siapapun pemain yang ada harus siap menggantikan pemain yang sakit,” ungkap Yoyok.
“Belum bisa dipastikan apakah [Wilfried] Yessoh bisa diturunkan. Dia memang cuma flu saja. Pilihannya ada Sadney [Urikhob], Boa [Choiril Hidayat], Erwin [Ramdani], dan Frets [Tubuan].” (gk-71)
