PSIS Semarang Terus Berusaha Datangkan Septian David Maulana

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Di sisi lain, PSIS memastikan memperpanjang kontrak Fauzan Fajri untuk dua tahun ke depan, sekaligus membuka seleksi untuk pemain magang.


LIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA    DARI   SEMARANG   

PSIS Semarang masih terus berusaha untuk mendatangkan gelandang tim nasional (timnas) Indonesia, Septian David Maulana. Septian memang menjadi salah satu pemain lokal yang paling banyak diburu saat ini, setelah klub sebelumnya yang dia bela Mitra Kukar terdegradasi ke Liga 2.

"Sampai pagi ini, saya masih menjalin komunikasi dengan Septian David Maulana. Jelas, pintu selalu terbuka bagi Septian David maupun pemain lainnya. Kita tunggu saja. Manajemen juga membuka seleksi untuk umum, selain membidik pemain-pemain incaran," ujar A.S Sukawijaya, CEO PSIS.

Di sisi lain, hari ini, manajemen PSIS juga memastikan kembali mengikat satu bek andalan mereka pada musim musim 2018, Fauzan Fajri. Kali ini, Fauzan dikontrak dengan durasi dua musim dari Januari 2019 hingga Desember 2020.

"Dia komit dengan PSIS. Di bawah coach Jafri, Fauzan kembali bermain lugas dan bagus di lini belakang. Manajemen juga tengah menunggu negosiasi beberapa pemain yang memperkuat PSIS musim lalu," tutur pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Selain itu, tim Mahesa Jenar juga membuka seleksi untuk pemain magang berusia 18 tahun dan 23 tahun. Pembukaan seleksi dimulai per 7 Januari-21 Januari 2019.

Dalam jumpa pers di mes PSIS, Yoyok Sukawi memperkenalkan tim seleksi yang terdiri dari Tugiyo, Muhammad Ridwan, Khusnul Yakin, Dwi "Londo" Setyawan, Ahmad Muhariah, dan Wahyu "Liluk" Winarto. 

"Seleksi dilakukan secara bertahap, tahap pertama ini kami launching untuk pembukaan seleksi. Tahap kedua, ketiga dan seterusnya akan kami sampaikan. Seleksi dilakukan secara offline dan online. Untuk offline bisa langsung ambil formulir pendaftaran di sekretariat PSIS dan online melalui website PSIS," kata Yoyok.

Dalam seleksi tersebut akan merekrut minimal empat pemain magang terbaik yang selanjutnya dipromosikan ke tim senior. Seleksi digelar setiap Sabtu dan Minggu di Stadion Citarum, Semarang. Seleksi ini bukan hanya untuk warga kota Semarang, tapi juga bisa diikuti para pemain dari luar daerah.

"Muara kami tentu saja pemain seleksi yang bagus dan memenuhi kemampuan istimewa, bisa langsung masuk ke tim senior. Program ini sukses kami lakukan di beberapa tahun terakhir, seperti Ahmad Agung, M. Taufik, M. Irfan, merupakan alumnus dari seleksi magang ini," jelas anggota Exco PSSI tersebut.

Sementara itu, manajemen PSIS akan mengumumkan jumlah sponsor untuk musim 2019. Yoyok menjelaskan, beberapa sponsor masih dalam tahap negosiasi.

"Secara resmi, besok kami umumkan sponsor pertama yang sudah resmi bergabung dan bekerja sama dengan PSIS. Dengan target masuk delapan besar di klasemen akhir musim 2019, manajemen berharap jumlah sponsor yang masuk bisa lebih dari musim 2018," ucapnya.
 
Pada musim 2018, Laskar Mahesa Jenar mengikat kontrak dengan tujuh sponsor, yakni Indomie, Gojek, Corza, Torabika, Kukubima, Riors (Jersey), dan Mizone.(gk-18) 

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Ini Resep India Hantam Thailand
2. Manchester United Siap Tebus Klausul Kostas Manolas
3. Strategi Juventus Rekrut Kylian Mbappe
4. Para Pemain Yang Luput Dari Seleksi Timnas Indonesia U-22
5. Barter Medhi Benatia & Aaron Ramsey Batal Terjadi
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
Wakil Indonesia Gagal Melaju Ke Babak Gugur Asian Virtual Pro Champions League 2019
Artikel Selanjutnya:
Hendro Kartiko Puji Progres Kiper Timnas Indonesia U-22
Artikel Selanjutnya:
Jadwal, Klasemen & Hasil Lengkap Piala Asia 2019
Artikel Selanjutnya:
Persib Bandung Jadi Raja Rating Televisi
Artikel Selanjutnya:
Paul Scholes Heran Manchester United Tidak Banyak Libatkan Anggota Class Of ’92
Tutup