Profil Klub Liga 1 2019: Bali United

Komentar()
Tim Bali United
Abi Yazid / Goal
Bali United bertekad kembali ke papan atas di Liga 1 musim ini.

Bali United langsung berbenah setelah hasil pada kompetisi musim lalu tidak sesuai harapan. Ya, setelah berhasil menjadi runner-up pada musim 2017, tim Serdadu Tridatu harus merosot ke posisi ke-11 pada Liga 1 2018.

Perombakan cukup besar dilakukan manajemen tim Bali United. Mulai dari mendatangkan pelatih baru Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues (Teco) hingga pemain asing dan lokal berpengalaman seperti Paulo Sergio, Willian Pacheco, Leonard Tupamahu, Gunawan Dwi Cahyo, Haudi Abdillah, serta Michael Orah.

Musim ini, Bali United membuat terobosan dengan melempar saham mereka secara resmi ke publik. Artinya, secara finansial Bali United bakal menjadi klub yang sehat dengan manajemen yang baik.

Hadirnya Teco yang berhasil membawa Persija Jakarta juara Liga 1 musim lalu pun diharapkan bisa ditularkan kepada Bali United pada musim ini.

"(Manajemen) Bali United meminta posisi lima besar di papan atas. Lima besar bisa 5, 4, 3, 2, atau 1, itu target manajemen pada 2019. Hanya bilang tahun ini. Saya sudah pasang target itu ke pemain dan tim, dan saya yakin," tegas Teco.

 


PELATIH


Stefano Cugurra - Bali United

Teco datang ke Bali United berstatus sebagai pelatih juara. Itu setelah, dia berhasil membawa Persija meraih tiga gelar pada musim lalu yang salah satunya adalah juara Liga 1 2019.

Tentunya kehadiran Teco memunculkan ekspektasi tinggi dari publik Bali yang ingin timnya kembali berprestasi. Pelatih asal Brasil itu pun sadar betul beban yang dipikulnya saat ini.

Maka itu, dia mendatangkan para pemain yang menurutnya bisa nyetel dengan skema yang bakal diterapkannya di kompetisi nanti. Lemahnya pertahanan Bali United musim lalu, coba dibenahi Teco dengan mendatangkan para pemain belakang berpengalaman.

Selain itu, daya kreasi serangan tim Serdadu Tridatu juga ditambah dengan direkrutnya Paulo Sergio. Teco juga tampaknya kembali bakal menerapkan sistem permainannya yang kerap mengandalkan sisi sayap untuk membongkar pertahanan lawan. Terbukti dengan menghadirkan sayap lincah dari Persela Lamongan, Fahmi Al Ayyubi.

Skema 4-2-3-1 atau 4-3-3, tampaknya masih menjadi formasi andalan mantan pelatih Chiangrai United tersebut di musim ini.


PEMAIN KUNCI


Stefano Lilipaly - Bali United

Stefano Lilipaly menjadi andalan Bali United dalam dua tahun terakhir. Dia menjelma menjadi sosok kunci di setiap permainan tim.

Bukan hanya pandai dalam mengkreasikan serangan untuk memberikan umpan memanjakan bagi lini depan, tapi Lilipaly kini juga kerap diandalkan untuk menjadi striker dalam strategi false nine.

Ketajamannya pun terbukti ketika striker andalan seperti Melvin Platje dan Ilija Spasojevic absen. Bukan hanya itu, dia juga punya kelebihan dalam hal eksekusi tendangan bebas yang akurat.  


SKUAT


Selebrasi - Bali United

Kiper: Wawan Hendrawan, Samuel Reimas, Rakasurya Handika, Moch. Diky Indriyana

Bek: Gusti Sandria, Dallen Doke Ramadhan, Gunawan Dwi Cahyo, Dias Angga Putra, Ricky Fajrin, Agus Nova Wiantara, Leonard Tupamahu, I Made Andhika Wijaya, Haudi Abdillah, Willian Pacheco, Michael Orah, Adi Parwa

Tengah: Ahmad Agung, Brwa Nouri, M. Taufiq, Yabes Roni Malaifani, Fadil Sausu, I Nyoman Sukarja, I Kade Agung Widnyana, Sutanto Tan, Feby Eka Putra, Ahmad Maulana Putra, Miftahul Hamdi, Paulo Sergio, Stefano Lilipaly, Arapenta Poerba, Fahmi Al Ayyubi

Depan: Melvin Platje, Ilija Spasojevic, Irfan Haarys Bachdim, Hanis Saghara Putra, Martinus Novianto

 

 

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Barcelona Tersingkir, Lionel Messi Juga Harus Disalahkan
2. Agen Paul Pogba & Matthijs De Ligt Dicekal Di Italia
3. Alasan Maurizio Sarri Ogah Lihat Penalti Terakhir Chelsea
4. Alexis Sanchez Ditawarkan Ke Inter Milan
5. Chelsea vs Arsenal & Deretan Final Satu Negara Di Liga Europa
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

 

 

 

 

Tutup