FC Cincinnati v Inter Miami CFGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Posisi Messi Menuai Tanda Tanya, Ada Langkah Baru di Internal Inter Miami

Guillermo Hoyos, direktur teknik klub Amerika Serikat Inter Miami, memastikan bahwa dirinya akan menggelar pembicaraan dengan bintang Argentina Lionel Messi untuk menentukan jadwal kembalinya ke pertandingan resmi, yakni setelah berakhirnya keikutsertaannya bersama timnas negaranya di Piala Dunia 2026.

Messi dan rekannya Rodrigo De Paul telah kembali menjalani latihan bersama tim pekan ini, setelah keduanya bermain di laga final Piala Dunia melawan Spanyol pada 19 Juli lalu di negara bagian New Jersey. Duet tersebut mendapatkan beberapa hari istirahat yang membuat mereka absen dari dua laga menghadapi Chicago Fire dan CF Montreal di liga Amerika.

Hoyos hari Jumat ini menyatakan sebagaimana dikutip situs "ESPN": "Kami sudah membicarakan hal ini, tetapi ia baru saja kembali, dan kami belum berkesempatan melakukan pembicaraan resmi. Kami sangat senang atas kembalinya mereka berdua ke klub, dan sungguh menyenangkan melihat mereka di sini."

Messi tampil menawan di Piala Dunia dengan mencetak delapan gol dan memberikan empat assist, mengilhami Argentina untuk mencapai final pada edisi kedua secara beruntun. Ia bermain penuh selama 120 menit di laga penutup tersebut, sementara De Paul tampil selama 70 menit.

Inter Miami bersiap menjamu Columbus Crew pada hari Sabtu di stadion mereka "Chase Stadium", sebelum bertolak untuk berlaga di turnamen "Leagues Cup" menghadapi Atletico San Luis pada 5 Agustus mendatang. Perlu diingat bahwa tim ini pernah menjuarai turnamen ini pada 2023, serta mencapai laga final edisi 2025 sebelum kalah dari Seattle Sounders.

Terkait hal ini, Hoyos mengungkapkan kekhawatirannya atas padatnya jadwal pertandingan pada periode mendatang akibat keikutsertaan di dua turnamen secara bersamaan, seraya menjelaskan: "Saya rasa ini sangat sulit karena banyaknya jumlah pertandingan; akan ada penumpukan laga yang sesungguhnya selama beberapa pekan, sehingga menyisakan waktu yang sangat sedikit untuk bernapas atau beristirahat."

Ia menutup: "Pola yang dijalankan saat ini terangkum dalam: pertandingan, lalu pertandingan, lalu istirahat, lalu pertandingan lain, dan seterusnya. Ini rumit, karena beban pertandingan berat dan berdampak secara fisik, selain itu kompetisinya sendiri sangat melelahkan."

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google