Arsenal tak akan bisa sekadar menggantikan Arsene Wenger dengan sosok manajer baru melainkan butuh arah anyar, demikian kata Ivan Gazidis selaku pimpinan eksekutif tim.
The Gunners mengeluarkan pengumuman mengejutkan, Jumat (20/4) kemarin, yang menyatakan bahwa Wenger akan menyudahi masa 22 tahun kepemimpinannya dengan pergi pada akhir musim 2017/18 ini.
Sejumlah nama seperti Brendan Rodgers, Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti, Luis Enrique, Diego Simeone hingga Massimiliano Allegri langsung muncul sebagai calon suksesor Wenger di Emirates Stadium.
Hanya saja, Gazidis menegaskan bukan soal mencari manajer pengganti yang menjadi pokok bahasan, melainkan lebih menyoroti apakah pengganti Wenger nantinya bisa menyamai pencapaian luar biasa yang sudah dibukukan sang manajer 68 tahun.
"Kami tak hanya mencari pengganti," ujar Gazidis dalam jumpa pers.
"Arsene adalah manajer dan sosok yang luar biasa. Anda tak mencari pengganti, tapi di sini berbicara tentang arah baru bagi klub untuk menatap ke depan."
"Ketika kami menatap ke depan, klub sepanbola tahu akan berada di tempat yang akan sangat jauh berbeda ketimbang 22 tahun yang lampau. Itu sulit untuk dipikirkan bahwa kami nanti akan memiliki manajer yang juga sama bisa bertahan selama 22 tahun."
"Kami akan bergerak melalui proses dan itu dimulai dari hari ini, tapi kami ingin menjaganya secara internal. Kami akan melalui proses yang penuh rasa hormat. Sesuai dengan nilai-nilai yang tertanam di Arsenal dan respek kami kepada Wenger, kami tak menggelar diskusi mengenai hal tersebut, saya sama sekali tak meremehkan tantangan [masa depan]."


