Perubahan Format Final Piala Presiden Untuk Mengakomodir Suporter

Komentar()
Muhamad Rais Adnan
Pertandingan puncak bakal dilangsungkan dengan format kandang dan tandang.

Format berbeda dipakai untuk final Piala Presiden 2019. Bila pada musim sebelumnya hanya sekali pertandingan, namun pada tahun ini ajang tersebut menggunakan sistem kandang dan tandang yang berlangsung pada 9 serta 12 April mendatang.

Keputusan tersebut dilakukan untuk mengakomodir para suporter yang timnya melaju ke partai puncak ajang tersebut. Hal ini disampaikan anggota Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019, Cahyadi Wanda.

"Karena memang edisi sebelumnya selalu single match. Ketika memasuki fase ini (final), kami butuh penyegaran. Karena format home-away akan menghadirkan drama lebih," kata Cahyadi dikutip dari laman Piala Presiden 2019.

"Semisal jika hanya main di Jakarta (satu tempat), kami tidak bisa mengakomodir seluruh suporter untuk datang. Tapi dengan format home-away, setiap tim yang bermain pasti dapat dukungan maksimal dari penonton. Untuk mengakomodir itu, home-away jadi format terbaik," tambahnya.

Pada tahun lalu, Persija keluar sebagai juara dari ajang tersebut. Macan Kemayoran mengalahkan Bali United, dengan skor 3-0 pada laga puncak yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Saat ini Piala Presiden 2019 sudah melangsung semi-final leg pertama. Arema FC berhasil menumbangkan Kalteng Putra tiga gol tanpa balas, serta Persebaya Surabaya menumbangkan Madura United 1-0.

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Manajer Cardiff Ancam Turunkan Skuat Lemah Kontra Man City
2. Fulham Resmi Terdegradasi Dari Liga Primer Inggris
3. Mainkan Anak Sendiri, Ini Penjelasan Zinedine Zidane
4. Mau Finis Empat Besar, Jamie Carragher Suruh Arsenal 'Ngaca'
5. Duo Manchester Pepet Striker Haus Gol Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

 

Tutup