Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Selebrasi Persela LamonganAbi Yazid / Goal

Persela Lamongan Gusar Diimbangi Bali United


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN


Jajaran pelatih Persela Lamongan merasa gusar dengan kegagalan mendulang tiga angka saat bermain imbang 1-1 melawan Bali United di Stadion Surajaya, Senin (16/4) malam WIB.

Asisten pelatih Danur Dara mengatakan, hasil itu disebabkan sejumlah kesalahan identik yang diperlihatkan tim besutannya. Menurut Danur, Persela mendapatkan sejumlah peluang yang terbuang percuma.

“Saya kecewa, karena kami sebagai tuan rumah kembali gagal dapatkan poin maksimal. Seharusnya pertandingan ini milik kami, tapi hanya mendapat hasil draw. Kami tak bisa menang, karena tidak bisa memanfaatkan peluang,” cetus Danur.

“Bagaimana peluang Loris [Arnaud] yang harusnya 100 persen gol, enggak masuk. Begitu juga dengan Diego Assis. Hal-hal itu sebenarnya kesalahan-kesalahan fatal dalam pertandingan, karena enggak mungkin kami akan kembali dapat bola seperti itu.”

Selain itu, lini pertahanan juga menjadi sorotan. Menurut Danur, gol Ilija Spasojevic tidak perlu terjadi jika pemain konsisten menerapkan instruksi yang sudah diberikan sebelum laga.

Pertandingan berikutnya

“Kami juga terlalu mudah kemasukan. Peluang mereka sebenarnya tidak banyak. [Gol Spaso] Mengulang kesalahan-kesalahan sebelumnya. Sangat disayangkan, sebab harusnya kami memenangi pertandingan. Gol terjadi karena tidak disiplinnya beberapa pemain,” keluhnya.

Danur pun sedikit menyesalkan penampilan Dwi Kuswanto di bawah mistar gawang yang sempat melakukan sejumlah blunder. Beberapa kali bola yang seharusnya dapat diamankan dengan mudah, justru sering terlepas dari genggaman.

“Problem klasik. Saya harus bicara dengan pelatih kiper bagaimana nantinya. Sebab lima gol yang terjadi prosesnya seperti itu terus. Ini tanggung jawab kami sebagai pelatih,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Matsunaga Shohei. Gelandang Persela asal Jepang ini mengakui, bila tim yang diperkuatnya sempat tampil bagus di babak pertama, mereka lantas melempem di interval kedua.

“Babak pertama banyak peluang. Mungkin kalau tambah cetak gol ceritanya bisa beda lagi. Kami sebenarnya main bagus. Sangat kecewa dengan hasil akhir. Kami harus perbaiki saat latihan,” tutur Shohei. (gk-43)

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Gennaro Gattuso: Saya Bisa Lebih Murka Dari Gianluigi Buffon!
2.Diego Maradona: Jelas, Bukan Penalti!
3.Zinedine Zidane: Orang-Orang Iri Pada Real Madrid
4.39 Laga Tanpa Kalah, Barcelona Pecahkan Rekor La Liga
5.(Sepakbola) Jerman Yang Tidak Henti Bikin Kagum

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google