Pep Guardiola lega melihat Manchester City mampu mengatasi rasa takut dan meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Manchester United dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Etihad Stadium, Minggu (11/11) malam WIB.
Gol Ilkay Gundogan pada menit ke-86 mencegah terjadinya momen dramatis pada April lalu, yakni ketika United membalikkan skor dari tertinggal dua gol menjadi menang 3-2 dalam Derbi Manchester edisi musim lalu.
The Citizens pada laga ini juga unggul sepasang gol terlebih dahulu melalui David Silva dan Sergio Aguero, sebelum penalti Anthony Martial memperkecil ketertinggalan United.
"Para pemain ingin bermain bagus di hadapan fans. Kami tahu bagaimana pentingnya laga melawan United," ujar Guardiola kepada Sky Sports.
"Kami tidak bola melupakan dalam sejarah kami selalu di belakang United. Jelas bisa dipahami [untuk merasa gugup], terutama ketika dalam situasi yang terjadi pada musim lalu, tapi kami bereaksi dengan baik dan gol Sergio [Aguero] membantu kami bermain lebih baik."
"Musim lau ketika kami kebobolan gol pertama lawan kami menjadi sedikit kacau. Kali ini kami tidak kebobolan oleh peluang lain mereka," lanjut eks juru latih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.
Getty Images"Di babak pertama kami bermain dengan sedikit rasa takut. Kami tidak ingin kehilangan bola, tapi kami tidak menyerang dengan cara terbaik. Tentu saja United turun jauh ke belakang dan itu tidak mudah. Mereka bertahan dengan baik, agresif dalam pengawalan pemain."
"Tapi kami membuat performa bagus dalam laga besar melawan klub top. Saya senang dengan hasil akhir."
Kemenangan atas rival sekota membuat City nyaman duduk di pucuk klasemen sementara dengan koleksi 32 poin, unggul dua angka atas Liverpool sebagai pesaing terdekat.
Untuk menikmati berbagai berita terkini, wawancara, video, dan foto Manchester City, kunjungi id.mancity.com



