Pep Guardiola: Derbi Manchester Bukan Laga Terbesar Musim Ini

Terakhir diperbarui
Komentar()
Namun Guardiola masih menganggap United sebagai pesaing dalam perlombaan juara Liga Primer musim ini.

Pep Guardiola merasa bahwa Manchester United masih dalam jalur perebutan juara Liga Primer Inggris musim ini, namun tak memandang Derbi Manchester sebagai laga terbesar.

Manchester City akan menjamu United di Etihad Stadium, Minggu (11/11) malam WIB, dengan The Citizens masih duduk nyaman di puncak klasemen dan belum tersentuh kekalahan sejauh ini.

United musim lalu finish kedua di belakang City yang keluar sebagai kampiun, kala itu mereka terpisahkan dengan selisih 19 poin. Musim ini diawali United secara inkonsisten, mereka masih tertahan di urutan ketujuh.

"Tidak, tidak, tidak," ujar Guardiola ketika ditanya apakah Derbi Manchester akan menjadi laga terbesar bagi City pada musim ini.

"Tentu saja pertandingan lawan pesaing juara itu spesial karena jika Anda menang, mereka tidak menang, tapi ini baru November jadi laga di Old Trafford [pada Maret] akan menjadi lebih penting."

"Memang kami dalam tren yang baik, United juga, akan menjadi pertandingan yang sangat ketat. Tidak ada tim yang mengontrol pertandingan selama 90 menit dan kami harus bertahan dengan baik serta menyerang seperti yang kami miliki dalam beberapa laga terakhir."

"Semua derbi spesial, saya pikir di Spanyol ada lebih banyak kebisingan [di media] ketimbang di sini, terutama sebelum pertandingan. Tapi memang selalu spesial bagi semua orang," lanjut sang manajer.

"Dalam sejarah Manchester City itu sulit mengalahkan United dan mereka lebih sering mengalahkan kami. Tapi itu adalah rivalitas yang bagus dan kesempatan baik untuk tiga poin. Kami akan mencoba untuk memiliki permainan yang bagus."

"United belum keluar dari jalur persaingan juara, tidak pada November itu tidak mungkin. Mereka bisa bangkit ketika tertinggal 2-0 lawan Newcastle, klub dengan mentalitas besar. Sejak kami tiba kami mencoba untuk pantang menyerah dan itulah mengapa bulan lalu kami tidak kalah dua atau tiga kali beruntun, kami konsisten."

"Tapi United punya yang mereka miliki, dengan sejarah di belakang mereka, selalu ada di sana. November, lima atau enam tim kuat, satu isu pada Maret atau April tapi sekarang masih terbuka. Sepakbola bisa berubah dalam satu atau dua pekan."

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Cristiano Ronaldo: Juventus Terlalu Santai
2. Terungkap, AC Milan Jual Paksa Zlatan Ibrahimovic
3. Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia Segrup Dengan Thailand
4. Legenda: Liverpool Terancam Tersingkir Dini
5. Panduan Kota Tuan Rumah Piala AFF 2018
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Banner EPL

Artikel Selanjutnya:
Ballon D'Or Bukan Obsesi Antoine Griezmann
Artikel Selanjutnya:
Samir Nasri Ikut Latihan West Ham United
Artikel Selanjutnya:
Mauro Icardi Nantikan Kembalinya Lionel Messi
Artikel Selanjutnya:
Nabil Fekir Dukung Penggalangan Dana Untuk Korban Gempa Sulawesi
Artikel Selanjutnya:
Bima Sakti Sudah Berjuang Maksimal Bersama Timnas Indonesia
Tutup