Ligue de Football Professionnel (LFP) selaku otoritas liga Prancis memutuskan menangguhkan penggunaan goal-line technology (GLT) di Ligue 1, Coupe de France, dan Coupe de la Ligue sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Langkah ini diambil menyusul terjadinya dua kesalahan fatal yang dihasilkan sistem GoalControl dalam dua kesempatan berbeda pekan ini saat GLT diterapkan di babak perempat-final Coupe de la Ligue.
Teknologi dari perusahaan GoalControl semestinya menginformasikan kepada wasit ketika bola telah sepenuhnya melewati garis gawang melalui getaran di jam tangan khusus yang dikenakan sang ofisial.
Namun, sistem ini gagal memberikan notifikasi saat tercipta gol dalam kemenangan Paris Saint-Germain 2-0 di kandang Amiens, dan error serupa juga muncul dalam pertandingan Angers melawan Montpellier.
Berbeda dari Ligue 1, GLT yang diaplikasikan di Liga Primer Inggris, Bundesliga Jerman, Serie A Italia, serta Eredivisie Belanda seluruhnya menggunakan sistem perusahaan Hawk-Eye. Sementara, sistem GoalControl sendiri sebelumnya dipakai di Piala Dunia 2014.

