Al-Ahli Saudi melanjutkan perjalanannya dalam mencari direktur teknik baru, setelah pelatih asal Jerman Matthias Jaissle secara mengejutkan meninggalkan kursi kepelatihan tim menjelang awal musim baru.
Jaissle memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya karena kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan mengenai bentuk kontrak baru, sehingga ia meninggalkan Al-Ahli menuju Newcastle United asal Inggris. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Newcastle akan membayar kompensasi sebesar 11 juta euro kepada sang juara Asia.
Menurut perkembangan terbaru, Al-Ahli kemungkinan akan mengarah untuk merekrut pelatih asal Portugal Nuno Santo, mantan pelatih Al-Ittihad, yang memiliki kedudukan besar di dalam klub, mengingat apa yang telah ia raih bersama tim setelah masa panjang penuh penderitaan.
Baca juga: Dengan tawaran besar, raksasa Italia mengancam kelanjutan Diaby bersama Al-Ittihad
Pelatih asal Portugal itu mampu mengembalikan Al-Ittihad ke podium juara, setelah membawa tim meraih ganda gelar liga dan Piala Super pada musim 2022-2023, usai lama absen dari persaingan gelar.
Pengamat sepak bola Sami Al-Qadi dan Khamis Al-Zahrani, mantan bintang timnas Saudi, memperkirakan bahwa Nuno Santo kemungkinan akan menangani Al-Ahli menggantikan Jaissle dalam beberapa hari mendatang.
Nama Al-Ahli telah dikaitkan dengan banyak pelatih, namun sulitnya misi ini membuat dua pelatih asal Spanyol, Xavi Hernandez dan Marcelino, menolak kursi kepelatihan di dalam markas klub gudang trofi tersebut.



