LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI SLEMAN
Kendati memetik kemenangan 2-0 atas Borneo FC pada matchday kedua Grup D Piala Presiden 2019, Jumat (8/3) malam WIB, di Stadion Maguwoharjo, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantorotidak terlena, dan meminta pemain tetap introspeksi.
PSS akan menjalani laga penentuan melawan Persija Jakarta di matchday ketiga, Jumat (15/3). Kemenangan akan memastikan PSS melangkah ke Delapan Besar. Seto mengatakan, masih ada kekurangan yang perlu dibenahi menjelang duel itu.
“Setelah 15 menit, pelan-pelan kami menguasai pertandingan. Pemain mengikuti instruksi saya untuk tidak terpancing emosi. Tensinya cukup tinggi, tapi kondisi pemain di pertandingan ini lebih bagus dalam hal fisik, sehingga bisa tampil lebih agresif dengan tempo yang cukup cepat,” tutur Seto.
“Setelah gol pertama, pemain lebih enjoy, lebih percaya diri. Ini pertemuan ketiga kami, jadi saya paham kelebihan dan kelemahan Borneo. Memang masih ada beberapa catatan yang harus diperbaiki.”
“Masih ada beberapa hari untuk perbaikan karena jeda waktu juga lumayan panjang. Semoga pemain bisa melihat kelebihan dan kekurangan mereka, sehingga kami tampil lebih bagus di pertandingan terakhir. Walau pemain pelapis, Persija tetap tim yang kuat. Mereka juga pasti menginginkan kemenangan.”
Kemenangan atas Borneo FC makin bermakna setelah kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS) menghentikan aksi boikot. Kehadiran dan dukungan BCS membangkitkan motivasi pemain.
“Ini kemenangan bersama. Terima kasih suporter dan BCS yang sudah kembali lagi mendukung dan membakar semangat kami di lapangan. Dari pertandingan ini, masih ada kekurangan yang harus diperbaiki,” kata gelandang Wahyu Sukarta. (gk-18)
Goal Indonesia
