Fabien Barthez: Remehkan Manchester United, PSG Layak Tersingkir

Komentar()
Getty Images
Eks kiper Prancis ini tidak terkejut dengan kekalahan mengecewakan yang diderita PSG dari United.

Fabien Barthez menilai, eliminasi Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions disebabkan karena mereka tidak menunjukkan sikap respek yang layak kepada Manchester United.

PSG gagal memaksimalkan tabungan skor 2-0 di leg pertama dan malah takluk 3-1 dari United dalam leg kedua yang digelar di Paris, Kamis (7/3) dini hari WIB. Dengan skor agregat 3-3, United berhak melaju ke perempat-final berkat agresivitas gol tandang.

Barthez mengaku tidak terkejut dengan hasil itu karena performa PSG di laga itu seperti terkesan meremehkan United.

"Mereka minim respek," jawab Barthez ketika ditanya Le Parisien mengapa PSG bisa kalah. "Padahal, itu adalah sikap pertama yang harus dipunyai seorang atlet dan sebuah tim. Apa pun situasinya, Anda tidak boleh meremehkan lawan."

"Dalam hal teknik bermain, PSG lebih baik. Ini tercermin pada leg pertama. Padahal, saat itu United bermaterikan pemain yang lebih baik ketimbang laga hari ini."

"PSG juga tidak fokus. Dalam laga seperti ini, tim yang lolos adalah tim yang tidak membuat kesalahan, bukan tim yang bermain baik," imbuh eks kiper United di era awal 2000-an ini.

Kritik Barthez terhadap PSG terus berlanjut. "Mereka tidak berubah," kata Barthez mengacu kepada momen dua tahun lalu ketika PSG takluk 6-1 dari Barcelona kendati unggul 4-0 di leg pertama.

"PSG tidak belajar dari kesalahan. Mereka seharusnya bisa memenangkan pertandingan ini dengan nilai-nilai [olahraga]. Mereka tidak rendah hati," tandasnya.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Mau Meraja, Man City Disarankan Bajak Virgil Van Dijk
2. Juventus Impikan Kedatangan Pep Guardiola
3. Real Madrid Dibantai Ajax, Santiago Solari Menolak Mundur
4. Milomir Seslija: Ruang Ganti Arema Bak Rumah Sakit
5. Deretan Kekalahan Terbesar Real Madrid Di Liga Champions
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

GFXID Banner Liga Champions 2018/19

Tutup