Zlatan Ibrahimovic terlibat konfrontasi dengan mantan bek Manchester City, Nedum Onuoha di kancah Major League Soccer (MLS).
Tensi di antara keduanya dimulai ketika Ibrahimovic yang membela LA Galaxy terlihat menarik Onuoha yang berkostum Real Salt Lake dengan lengannya, sehingga memicu perdebatan.
Ibrahimovic mendapat kartu kuning atas aksinya, beruntung perselisihan tidak berlanjut selepas pertandingan yang dimenangkan oleh Galaxy dengan skor 2-1.
Eks bintang Manchester United tersebut kemudian mendatangi ruang ganti guna meredam situasi dan mencoba untuk meminta maaf, akan tetapi tidak mendapat respons positif.
"Ia [Ibrahimovic] datang untuk meminta maaf setelah pertandingan, karena dari menit ke-60, ia mengatakan akan melakukan sesuatu kepada saya, akan melukai saya," klaim Onuoha.




"Dirinya adalah sosok dari wajah MLS, seperti yang dikatakannya sendiri, dan ia bermain seperti itu di lapangan."
"Jika seseorang datang dan mengatakan hal seperti itu kepada saya, maka saya tidak akan menerima permintaan maafnya. Sikapnya tidak bisa diterima."
Sementara di hadapan media, Ibrahimovic tidak mengindikasikan telah melayangkan permintaan maaf dan menegaskan bahwa insiden yang terjadi di lapangan biarlah tetap di sana.
"Saya suka merasa hidup," ujarnya. "Saya suka ketika menjadi duel dan itu karena terkadang, bukan karena saya tertidur, tapi saya tidak merasa hidup jika mereka tidak memicu saya."
"Mereka harus memicu saya atau jika tidak maka [pertandingan] akan terasa terlalu mudah. Saya mengenal diri saya sendiri. Ketika saya marah maka saya merasa bagus."
Goal Indonesia