Meskipun perjalanan internasionalnya berakhir dengan tersingkirnya tim nasional Aljazair dari babak 32 besar Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah turnamen tersebut dengan rekor baru yang mencerminkan kemampuannya untuk terus bersaing di level tertinggi hingga detik-detik terakhir karier internasionalnya.
Kapten “Pejuang Gurun” ini tampil sebagai starter dalam laga Aljazair melawan Swiss, yang berakhir dengan kekalahan “Les Verts” 2-0, sehingga menjadi pertandingan terakhir sang bintang Aljazair dengan seragam timnas negaranya setelah ia mengumumkan pensiun dari level internasional.
Menurut jaringan statistik sepak bola “Opta”, Mahrez yang berusia 35 tahun dan 131 hari kini menjadi pemain Afrika tertua kedua yang tampil sebagai starter dalam pertandingan babak gugur sepanjang sejarah Piala Dunia.
Baca juga... Resmi... Mahrez Mengakhiri Karier Internasionalnya Setelah Kejutan di Piala Dunia
Hanya pemain Senegal, Idrissa Gana Gaye, yang mengungguli kapten Aljazair ini dalam hal usia, yang tampil melawan Belgia di babak 32 besar Piala Dunia kali ini pada usia 36 tahun dan 278 hari.
Angka ini menegaskan posisi penting yang dipertahankan Mahrez di timnas Aljazair hingga akhir kariernya, setelah ia tetap menjadi salah satu pemain kunci “Les Verts” dan kapten Generasi Emas yang menjuarai Piala Afrika 2019.
Meskipun perjalanan di Piala Dunia berakhir dengan hasil yang mengecewakan, Mahrez mengakhiri karier internasionalnya setelah meninggalkan warisan yang luar biasa bersama timnas Aljazair, baik melalui prestasi kolektif maupun rekor individu yang akan tetap tercatat dalam sejarah sepak bola Afrika.

