Erik ten Hag menolak segala kritik dari berbagai pihak terhadap penampilan remaja Omari Forson saat Manchester United ditumbangkan Fulham 2-1 di laga lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (24/2) lalu.
Hampir semua yang mengkritik ten Hag satu suara memberi penilaian: terlalu dini memberi debut bagi pemuda 19 tahun tersebut, yang sama sekali belum memiliki pengalaman bermain di level tinggi liga.
Mungkin keputusan ten Hag dinilai wajar apabila dia 'hanya' memainkan Forson semisal dari bangku cadangan di babak kedua. Akan tetapi, sang manajer dengan pede memainkannya sejak menit awal.
Banyak pihak menilai, kekalahan Man United dari Fulham tak lepas dari kesalahan taktikal yang dilakukan ten Hag, termasuk memainkan Forson.
Saat ditanya apakah terlalu dini menjadikan Forson starter, ten Hag ngegas mengatakan: "Saya tidak akan bilang begitu."
"Saya kira, dia menampilkan beberapa aksi yang bagus dan itu adalah performa yang wajar," nilai juru taktik Belanda tersebut.
"Memang tidak akan pernah mudah, terutama ketika ada start yang lamban. Akan tetapi, ada beberapa aksi yang cukup baik dan dia dapat diandalkan dalam pekerjaannya," tegas ten Hag.
"Jadi, saya tidak akan mengatakan begitu [Forson dimainkan terlalu dini]," pungkasnya.




