Tawaran dari klub-klub besar Eropa tak lagi cukup untuk membuka pintu kepergian Vitinha, setelah ia menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia di bawah kepemimpinan Luis Enrique. Meski mendapat perhatian dari Real Madrid, Barcelona, dan klub-klub Liga Primer Inggris, Paris Saint-Germain tampaknya tetap mempertahankan bintang asal Portugal tersebut, yang juga tidak menunjukkan keinginan untuk meninggalkan ibu kota Prancis itu.
Menurut situs "Foot Mercato" asal Prancis, Paris Saint-Germain mengesampingkan kemungkinan melepas Vitinha yang berusia 26 tahun dan kontraknya berlaku hingga Juni 2029. Disebutkan pula bahwa sang pemain merasa nyaman di dalam tim, serta berambisi untuk terus meraih gelar bersama klub ibu kota Prancis itu.
Laporan itu menambahkan bahwa Jorge Mendes, agen sang pemain, menolak sejumlah tawaran yang mungkin datang demi menghormati keinginan kliennya untuk bertahan bersama Paris, sementara para pejabat Real Madrid memandang Vitinha sebagai tambahan ideal untuk lini tengah, namun belum mengambil langkah konkret untuk mendatangkannya hingga saat ini.
Nilai pasar Vitinha ditaksir sekitar 140 juta euro, setelah ia mengukuhkan posisinya sebagai elemen utama dalam skema Luis Enrique berkat kemampuan teknis, kapasitasnya mengendalikan tempo permainan, dan menentukan hasil di laga-laga besar, khususnya di Liga Champions Eropa.
Meski beredar rumor tentang adanya kesepakatan informal yang bisa memuluskan kepergiannya, kontrak sang pemain tidak memuat klausul pelepasan, dan tidak ada indikasi jelas mengenai niatnya untuk mengaktifkan opsi transfer apa pun. Hubungannya yang kuat dengan Luis Enrique juga menjadi faktor tambahan yang mendukung kelanjutan kiprahnya di Paris Saint-Germain.





