Jam-jam setelah kemenangan besar Manchester City atas Liverpool (3-0) pada hari Minggu di Premier League diwarnai cekcok antara penjaga gawang The Citizens asal Italia, Gianluigi Donnarumma, dengan salah satu pendukung Liverpool, setelah suporter tersebut menyebut kiper itu sebagai "penipu" saat ia kembali ke ruang ganti.
Insiden tersebut terjadi dalam atmosfer panas yang dirasakan Manchester City sepanjang pertandingan di Stadion Anfield, di mana tim tersebut mendapat sambutan bernada permusuhan dari para pendukung Liverpool, yang melontarkan cemoohan dan mengangkat spanduk protes sebagai bentuk kemarahan mereka terhadap kasus yang berkaitan dengan tuduhan pelanggaran finansial yang dialamatkan kepada klub Inggris tersebut.
Reaksi suporter tidak hanya terbatas pada jalannya pertandingan, sebab para pemain Manchester City sudah menerima cemoohan sejak mereka muncul di lapangan untuk menjalani sesi pemanasan, di tengah nyanyian yang digambarkan bernada permusuhan, seiring berlanjutnya polemik seputar tuduhan terhadap klub yang melakukan 115 pelanggaran terhadap regulasi finansial Premier League.
Kasus finansial tersebut berubah menjadi sumber ketegangan baru antara Manchester City dan para rivalnya, setelah kritik yang dialamatkan kepada klub itu semakin meningkat, sementara hingga kini belum ada putusan final dalam kasus tersebut, dan belum ada sanksi resmi yang dijatuhkan kepada klub terkait tuduhan-tuduhan ini.
Dalam iklim penuh ketegangan inilah, cekcok antara Donnarumma dan suporter tersebut menambah babak baru pada atmosfer laga, yang tidak hanya berhenti pada keunggulan Manchester City dengan tiga gol tanpa balas di dalam lapangan, tetapi dampaknya meluas hingga ke tribune dan koridor menuju ruang ganti, di tengah polemik yang terus berlanjut mengenai dosir finansial klub tersebut.





