Presiden Federasi Sepak Bola Internasional, Gianni Infantino, mengelak untuk menjawab soal masa depannya, setelah menanggapi pertanyaan mengenai kelanjutannya di jabatan tersebut dengan serangkaian lelucon terkait kepala botaknya, menyusul dibatalkannya rencana rahasianya untuk menjual saham di Piala Dunia.
Menurut surat kabar Inggris "Daily Mail", presiden Federasi Sepak Bola Internasional itu sedang tidak dalam suasana hati yang memungkinkannya menghadapi pertanyaan-pertanyaan serius, meski sudah berminggu-minggu sejak terungkapnya rencana rahasianya untuk menjual saham di Piala Dunia.
Infantino membatalkan rencana kontroversial itu setelah gelombang kemarahan besar yang muncul menyusul terbongkarnya skema tersebut oleh surat kabar "Times", yang sedianya akan mendatangkan jutaan dolar baginya.
Tekanan terhadap Infantino untuk mundur dari jabatannya masih terus meningkat, setelah Federasi Sepak Bola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan memboikot seluruh turnamen Federasi Sepak Bola Internasional hingga ia pergi.
Ketika James Matthews, reporter Sky News, bertanya kepadanya apakah ia telah mengkhianati sepak bola dan mengapa ia tidak mengundurkan diri, Infantino menjawab: "Model rambut Anda bagus, terima kasih banyak. Sampai jumpa di tukang cukur".
"Daily Mail" menyebutkan bahwa baik Infantino maupun Matthews sama-sama botak.
Pada Juli, muncul laporan yang menyebutkan bahwa Infantino tengah mempertimbangkan penjualan sebagian Piala Dunia kepada investor dari sektor swasta, serta mendirikan perusahaan baru dalam sebuah kesepakatan yang nilainya bisa mencapai sekitar 15 miliar pound sterling.
Laporan surat kabar "Times" menambahkan bahwa Infantino bisa menjadi komisioner perusahaan tersebut setelah masa jabatannya di Federasi Sepak Bola Internasional berakhir pada 2031, dalam sebuah posisi yang sangat menguntungkan yang menurut perkiraan dapat mendatangkan lebih dari 50 juta dolar per tahun.
Skema potensial Infantino untuk menjual saham itu telah dibahas antara para pejabat tinggi Federasi Sepak Bola Internasional dan calon investor, di antaranya Joshua Kushner, saudara Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di mana mereka menandatangani perjanjian kerahasiaan informasi.
Laporan-laporan menyebutkan bahwa bank JP Morgan yang menangani pengelolaan proses tersebut, dan diyakini pula bahwa pemerintahan Donald Trump mengetahui usulan itu dan telah diajak berkonsultasi.
Awal bulan ini, Infantino memperoleh "dukungan penuh" dari para pejabat tinggi Federasi Sepak Bola Internasional, setelah ia memanggil para eksekutif ke sebuah pertemuan krisis di Maroko.
Infantino memanggil para pejabat tinggi Federasi Sepak Bola Internasional ke kota Sale di Maroko untuk menggelar pertemuan krisis, menyusul bocornya rencana penjualan saham senilai 3,1 miliar pound sterling di Piala Dunia pada pekan lalu.
Infantino kemudian membatalkan usulan-usulan itu setelah adanya penolakan yang meluas, di antaranya pemberontakan internal di dalam tubuh Federasi Sepak Bola Internasional.
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

