Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Gianni InfantinoGetty Images

Diterjemahkan oleh

Mayoritas mutlak: Berapa banyak asosiasi yang mengibarkan bendera pembangkangan terhadap Infantino?

Lingkaran kontroversi seputar proyek Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino, terkait penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia dan masa depan turnamen-turnamen FIFA kepada investor dari sektor swasta, semakin meluas, seiring bertambahnya jumlah federasi nasional yang menyatakan penolakan terhadap proyek tersebut.

Surat kabar Spanyol "AS" melalui akun-akun resminya menerbitkan sebuah gambar yang menunjukkan peta sikap federasi-federasi benua hingga saat ini.

Surat kabar tersebut menyebutkan bahwa UEFA (Eropa), CONCACAF (Amerika Utara dan Tengah), serta Konfederasi Sepak Bola Asia telah menyatakan penolakan terhadap proyek ini, sementara hingga kini belum ada sikap resmi dari federasi Afrika (CAF), Amerika Selatan (CONMEBOL), dan Oseania (OFC), sehingga total negara yang menolak mencapai 136, berbanding 75 negara yang belum menyatakan sikapnya.

Baca Juga

Peringatan Turki: Salah bisa menjadi beban bagi Besiktas, dan suporter tak akan berbelas kasih padanya

FIFA dalam pernyataan resmi: Kartu merah Embolo adalah koreksi demi keadilan, dan mendapat apresiasi IFAB

Hal ini terjadi setelah 55 federasi Eropa menyatakan akan memboikot seluruh turnamen FIFA jika proyek tersebut tetap dijalankan, dengan menganggap bahwa "Piala Dunia tidak untuk dijual", dan bahwa mengubah turnamen menjadi aset investasi merupakan pelanggaran serius terhadap hakikat permainan dan pengelolaannya.

Federasi Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) serta Konfederasi Sepak Bola Asia juga bergabung dengan pihak-pihak yang menentang proyek tersebut, sehingga memperluas lingkaran krisis di dalam sepak bola dunia, menurut "AS".

Usulan tersebut menetapkan pembentukan entitas baru untuk mengelola hak komersial turnamen-turnamen FIFA, dengan menjual saham hingga 20% kepada investor eksternal, hal yang memicu kritik luas karena tidak adanya konsultasi dengan federasi benua dan federasi nasional, di tengah kekhawatiran akan pengaruh para investor terhadap masa depan turnamen-turnamen besar.


Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google