Kapten Inter Milan Mauro Icardi memberi dukungan kepada Kalidou Koulibaly setelah bek tengah Napoli itu mendapat ejekan bernada rasis dalam pertandingan Boxing Day.
Koulibaly diusir di pengujung laga di San Siro, setelah mendapat kartu kuning kedua karena secara sarkas memberi aplaus terhadap keputusan wasit dan memaksa Napoli bermain dengan sepuluh orang.
Pemain pengganti Lauraro Martinez kemudian memastikan kemenangan Inter 1-0, hasil yang menggagalkan ambisi Napoli mereduksi jarak dengan Juventus, yang ditahan Atalanta 2-2.
Usai pertandingan, bos Napoli Carlo Ancelotti menuding sejumlah loyalis Inter menirukan suara monyet dan ejekan rasis lainnya kepada Koulibaly.
Sang pemain juga mengisyaratkan adanya diskriminasi dari suporter lawan.
“Saya kecewa dengan kekalahan ini, namun lebih kecewa karena meninggalkan saudara-saudara saya,” ungkap Koulibaly dalam akun Twitter usai pertandingan.
“Tapi saya bangga dengan warna kulit saya. Saya bangga menjadi orang Prancis, Senegal, Napoli: pria sejati.
Icardi kini memberikan dukungan kepada rival di lapangan, sembari menyatakan rasa kecewanya atas insiden tersebut.
“Saya kecewa dengan apa yang terjadi kemarin di San Siro,” tulis pria asal Argentina itu di Instagram, lengkap dengan unggahan foto dirinya merangkul Koulibaly.
“Mari katakan STOP rasisme dan diskriminasi.”
Sementara itu, otoritas sepakbola Italia bergerak cepat menghukum sikap fans Inter.
I Nerazzurri, yang saat ini menempati posisi ketiga di Serie A, akan bermain tanpa suporter di dua laga kandang ke depan; sementara laga kandang ketiga, versus Sampdoria, tanpa pendukung di tribun Curva Nord.





