Massimiliano Allegri JuventusGetty

Massimiliano Allegri: Sepakbola Itu Olahraga Bodoh

Massimiliano Allegri meyakini 'sepakbola adalah olahraga bodoh' ketika dirinya mendiskusikan soal taktik dan menegaskan komitmen bertahan di Juventus.

Sang juru taktik berusia 51 tahun sukses membawa Juventus meraih Scudetto Serie A Italia kedelapan secara beruntun musim 2018/19 ini, atau yang kelima beruntun bagi dirinya sejak menggantikan Antonio Conte.

Meski begitu, Allegri tetap tidak luput dari kritikan, terutama karena kegagalan di Liga Champions dengan musim ini secara mengejutkan disingkirkan Ajax Amsterdam di perempat-final.

Saat berdiskusi dalam program televisi Rai, 'Che Tempo Che Fa', eks pelatih AC Milan tersebut membicarakan tentang sistem sepakbola: "Saya tidak terlalu suka semua sistem taktis yang dibicarakn semua orang, 3-5-2, 4-3-3 dan semuanya."

"Saya telah mempelajari bahwa sepakbola adalah olahraga bodoh untuk orang-orang cerdas, karena hal-hal paling sederhana juga susah untuk dilakukan secara benar."

"Contohnya, Anda bisa mengatakan seorang pemain membuat operan menyamping sederhana, tapi itu tidak sederhana, itulah sepakbola. Semakin rendah anda menurunkan level, semakin banyak pemain berpikir mereka perlu memegang bola untuk membuktikan talenta mereka, tapi itu bukan sepakbola."

Allegri juga mengeluarkan pembelaannya terhadap pendekatan taktik saat Juventus bermain imbang 1-1 di markas Inter Milan, Sabtu (27/4) kemarin. Ada eks bek Inter, Daniele Adani yang menyebutkan dirinya sengaja bermain negatif demi mendapatkan hasil.

"Di Italia, semuanya menjadi ahli teori sepakbola dan itulah masalah sebenarnya, seperti Anda membaca saat membaca buku," balas Allegri terhadap kecaman Adani dalam perdebatan dengan pandit Sky Sport Italia. "Sekarang diamlah dan saya akan berbicara, Anda tidak tahu apa-apa soal sepakbola."

"Anda hanya duduk di sana di belakang meja, dan membaca buku Anda, tapi Anda tidak tahu apa pun tentang kepraktisan olahraga. Saya telah memenangkan enam Scudetto."

Soal perdebatan tersebut, Allegri menambahkan: "Saya tenang hari ini, sedikit kesal kemarin. Anda tahu, setiap kali Anda mendengar ceramah tentang apa yang keliru Anda lakukan dan yang seharusnya tidak dilakukan, itu bisa mendorong Anda dan saya hanyalah manusia biasa. Saya tidak berkeliling memberitahu Anda bagaimana cara melakukan pekerjaan Anda!"

"Saya menerima kritikan yang membangun, karena itu memang bagian dari permainan, tapi setelah dua atau tiga kali tetap sama.. Saya bisa memberikan Anda opini saya, yang mungkin Anda tidak mengerti tentang apa yang Anda bicarakan, tapi itu masih tetap opini."

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1.Cetak 600 Gol, Cristiano Ronaldo Kalahkan Lionel Messi
2.Spanduk Ultras Inter Ejek Kegagalan Juventus Di Liga Champions
3.Real Madrid Mati Kutu, Zidane Ingin Buru-Buru Sudahi Musim Ini
4.PSG Kalah Di Final Coupe De France, Neymar Pukul Suporter
5.Van Dijk & Deretan Pemain Liverpool Pemenang Pemain Terbaik PFA
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Footer Banner Serie A
Iklan
0