Liverpool menghadapi situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya musim ini, dan pertandingan The Reds hari ini melawan Manchester City tidak terkecuali, mengingat performa mereka yang kurang memuaskan di semua lini.
Liverpool menderita kekalahan telak 4-0 dari City di Stadion Wembley pada babak perempat final Piala FA.
Menurut statistik Opta, The Reds menderita kekalahan ke-15 di semua kompetisi musim ini.
Data tersebut menegaskan bahwa ini adalah "jumlah kekalahan terbanyak dalam satu musim sejak 2014-2015, ketika The Reds menelan 18 kekalahan di bawah asuhan Brendan Rodgers", sebelum menggambarkan situasi The Reds sebagai "bencana".
Kekalahan baru ini semakin memperburuk situasi The Reds musim ini, di mana mereka telah tersingkir dari semua kompetisi domestik, setelah tersingkir dari Piala Liga, sementara saat ini mereka berada di peringkat kelima Liga Premier Inggris dengan 49 poin.
Liverpool hanya memiliki Liga Champions sebagai satu-satunya kompetisi yang tersisa musim ini, di mana mereka bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di babak perempat final.
Kedua tim akan bertanding leg pertama di Stadion Parc des Princes pada Rabu mendatang, lalu akan bertemu lagi pada Selasa berikutnya (14 April).
Kekalahan telak ini semakin memperkuat ketidakpastian seputar masa depan manajer Arne Slot, di mana beberapa laporan menyebutkan bahwa manajemen Liverpool kemungkinan besar akan memecatnya, sementara pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso, dianggap sebagai kandidat terkuat untuk menggantikannya.
