Diego Simeone tak segan untuk membanggakan performa Atletico Madrid yang mampu memaksakan hasil imbang 1-1 di markas Real Madrid dalam lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (8/4) malam WIB.
Cristiano Ronaldo sempat membuat publik Santiago Bernabeu bersorak pada menit ke-53, namun hanya bertahan empat menit setelah Antoine Griezmann menyamakan skor bagi Atleti.
Hanya saja, sang pelatih berusia 47 tahun tersebut menyatakan kemenangan timnya didapat berkat perjuangan keras, lantaran menurutnya tak mudah untuk mengimbangi 'kekuatan super' Madrid.
Di La Liga, memang secara peta persaingan Atleti belum memiliki catatan fenomenal seperti kedua rival besar mereka, Madrid dan Barcelona, meski sempat mencuri perhatian saat menjadi juara musim 2013/14 lalu.
"Kami bersaing dengan dua kekuatan super, seperti Madrid dan Barcelona," ujar Simeone dalam jumpa pers setelah pertandingan.
"Di babak pertama, mereka lebih baik, tapi kemudian kami mulai untuk lebih menghidupkan jembatan antara lini tengah dan depan."
"Ketika mereka mencetak gol kami meresponsnya dengan cepat dan kami mungkin bisa menang dengan [gol] Koke dan [Angel] Correa.
"Namun kami juga bisa saja kalah apabila tanpa [kiper] Jan Oblak," pungkasnya.





