Winger asal Brasil milik Al Hilal, Malcom de Oliveira, memicu kontroversi dalam beberapa jam terakhir setelah muncul dalam sebuah video yang beredar dan berbicara mengenai kabar kepergiannya dari skuad "Sang Pemimpin", di saat kepergiannya dari klub serta kepindahannya ke Al Jazira Uni Emirat Arab semakin dekat dari sebelumnya.
Kemunculan Malcom bertepatan dengan penegasan yang kian menguat terkait kedekatan kepindahannya ke Al Jazira, setelah sang pemain mencapai kesepakatan untuk hengkang dari Al Hilal, sebagai langkah awal untuk menandatangani kontrak dan memulai petualangan baru bersama klub yang baru saja promosi ke Roshn League.
Baca juga: Inzaghi mengejutkan 3 talenta di Al Hilal, apa ceritanya?
Winger asal Brasil itu muncul dalam sebuah video yang beredar melalui platform "X", dan berbicara tentang hal yang paling mengganggunya, dengan mengatakan: "Hal yang paling mengganggu saya adalah tidak tahu berterima kasih", sebuah pernyataan yang membuka pintu spekulasi mengenai pihak yang dituju sang pemain lewat pesannya.
Ucapan Malcom itu datang pada waktu yang sangat sensitif, terlebih dengan mendekatnya akhir perjalanannya bersama Al Hilal, hal yang membuat sebagian pengamat mengaitkan ucapannya dengan cara manajemen "Sang Pemimpin" memperlakukannya selama negosiasi kepergian dari klub.
Anda dapat membahas berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Malcom sebelumnya telah menampilkan performa istimewa bersama Al Hilal selama masa kebersamaannya mengenakan seragam tim, dan berhasil meninggalkan jejak ofensif yang jelas, sehingga gagasan kepergiannya dengan cara seperti ini menjadi sorotan besar, terutama karena sang pemain merupakan salah satu elemen penting dalam susunan pemain "Sang Pemimpin" selama periode terakhir.
Dengan semakin dekatnya kepindahannya ke "Kebanggaan Abu Dhabi", tampaknya kisah Malcom bersama Al Hilal mendekati babak terakhirnya, seiring keinginan klub untuk menata ulang daftar pemain asing dan memberi ruang bagi transfer ofensif yang baru, sementara sang pemain bersiap menghadapi tantangan berbeda di dalam Roshn League.
Ungkapan "tidak tahu berterima kasih" tetap menjadi hal yang paling memicu kontroversi dalam ucapan Malcom, karena ia mengandung pesan tidak langsung mengenai perasaannya terhadap tahapan terakhir bersama Al Hilal, di tengah penantian pengumuman resmi kepindahannya ke Al Jazira, yang mungkin akan menutup salah satu kisah transfer paling menarik selama bursa transfer saat ini.


