GER ONLY Jürgen kloppImago Images

Kasus Manchester City, Bos Liverpool Klopp Siap Tempuh Jalur Hukum

Manajer Liverpool Jurgen Klopp dilaporkan akan mengambil langkah hukum setelah media menudingnya melontarkan ujaran kebencian kepada pemilik Manchester City menjelang pertandingan antara kedua klub, Minggu (16/10) kemarin.

Kemenangan 1-0 The Reds atas sang juara bertahan Liga Primer Inggris itu berlangsung panas, di mana Klopp sampai mendapat kartu merah karena bersikap agresif kepada asisten wasit.

Sebelum pertandingan, Klopp melontarkan sindiran kepada sumber dana Man City, yang membuat Liverpool mustahil bisa menyaingi mereka, dengan berkata: "Ada tiga klub di sepakbola yang bisa berbuat sesuka hati secara finansial." Pelatih asal Jerman itu diduga menyindir tiga klub yang disokong negara-negara Teluk, yakni Man City, PSG, dan Newcastle United.

The Times lalu mengklaim bahwa Man City merasa Klopp memanas-manasi tensi pertandingan, di mana Pep Guardiola dilempari proyektil koin dari tribun penonton dan bus tim The Citizens diserang saat meninggalkan Anfield.

Pihak City juga menuding bahwa ucapan Klopp hampir menyentuh ranah xenofobia. Xenofobia adalah ketidaksukaan, kebencian, dan/atau ketakutan terhadap orang dari negara lain.

Kubu Klopp tidak terima terima dengan tudingan ini dan Telegraph melaporkan bahwa Liverpool bakal menempuh jalur hukum.

Jurgen Klopp Pep Guardiola Liverpool Man City 2022-23 GFXGetty/GOAL

Ditanya soal tudingan xenofobia dari Man City, Klopp menjawab: "Dalam kasus ini, saya sama sekali tak merasa demikian."

"Saya mengenal diri saya sendiri dan Anda tak bisa mengecam saya dengan sesuatu yang jauh sekali dari kepribadian saya. Jika saya seperti itu [xenofobik], maka saya akan membenci diri saya sendiri."

"Omongan saya sering disalahpahami, saya tahu itu tapi tak ada niatan seperti itu. Kadang, seseorang mengucapkan sesuatu dan lalu tersadar 'ya Tuhan', tapi omongan saya [soal kekuatan finansial Man City] tidak demikian."

Iklan