Meski hengkangnya Lionel Messi dari Barcelona - yang bergabung secara gratis dengan Paris Saint-Germain - memberikan kelegaan pada keuangan klub, tapi Blaugrana juga akan kehilangan pemasukan mereka.
Penurunan sebesar 11 persen pada penjualan merek mereka merupakan dampak awal dari kepergian La Pulga .
Sekarang tim Catalan tidak bisa lagi mengandalkan Messi sebagai senjata utama mereka untuk mendapatkan sponsor, dengan pakar keuangan Barca dan manajer di Inversi Diagonal klub Marc Ciria mengatakan bahwa Blaugrana harus meningkatkan performa mereka agar sponsor yang ada tetap bertahan, bahkan bisa mendapatkan sponsor baru.
Apa yang dikatakan Ciria?
"Mulai sekarang, untuk mempertahankan sponsor, penampilan tim akan lebih penting daripada sebuah nama besar," ungkap Ciria dilansir dari Marca . "Tetapi jelas bahwa kepergian Messi memiliki konsekuensi bagi klub dalam hal sponsor."
"Sekarang klub harus memenangkan [beberapa] Liga Champions. Satu wajah saja tidak akan cukup bagi mereka."
"Performa mereka [pemain] di lapangan akan menjadi kunci untuk mempertahankan sponsor."
Menurut Ciria, pandangan persahaan tentang Barca akan berbeda dan klub memerlukan strategi lain, dengan memenangkan trofi menjadi tujuan utama mereka.
"Messi memberi mereka [sponsor] sebuah cerita dan sekarang mereka dibiarkan tanpa itu," tambahnya.
"Dalam jangka menengah, klub harus beralih ke sosok lain dari La Masia, sepert Ansu Fati, bahkan jika mereka tidak berada di level Messi."
Dampak kepergian Messi bagi keuangan Barca
Memang, Barca ingin mendepak beberapa pemainnya untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang menimpa klub, dan Messi termasuk salah satu pemain dengan gaji tinggi, tapi pemain internasional Argentina tersebut berkontribusi sekitar satu pertiga dari pendapatan langsung dan tidak langsung Blaugrana .
Hilangnya Messi tentu saja mengurangi beban klub untuk memberikan upah pemainnya, tapi itu juga membuat klub kehilangan pemasukan mereka.
Apalagi, ada beberapa sponsor yang memasukkan nama Messi kedalam kesepakatan, dengan mereka dapat mengurangi atau menarik investasi yang telah mereka berikan jika La Pulga sudah tidak bermain untuk klub.
Merupakan tantangan bagi presiden Barca Joan Laporta untuk mempertahankan pendapatan klub sebesar €180 juta dari sponsor saat ini, bahkan pria Spanyol itu menargetkan angka tersebut selama dua tahun kedepan.
Kemudian pada tahun ketiga masa jabatan Laporta di tim Catalan, dia ingin meningkatkannya menjadi €200 juta, namun tanpa adanya Messi, itu merupakan misi yang mustahil.
Perusahaan-perusahaan sekarang akan menunggu bagaimana reaksi Barca mengatasi kekacauan ini, dan perlu diingat bahwa para sponsor tentu saja tidak bisa begitu saja memutus kerja sama meski Messi sudah tidak ada di Camp Nou, dengan mereka memiliki citra perusahaan yang perlu dijaga.





