Superstar Bayern Munich Robert Lewandowski memberi sindiran terhadap penghargaan Ballon d'Or, yang selama ini dikuasai dou adidaya sepakbola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Messi dan Ronaldo saling bergantian mendominasi Ballon d'Or di hampir setiap edisi dalam satu dekade terakhir.
Kini, dengan bangga, Lewandowski menilai dirinya seharusnya layak memenangkan gelar tertinggi bagi para pesepakbola itu di tahun ini berkat deretan pencapaian fenomenalnya bersama The Bavarian.
Seperti diketahui, bomber berkebangsaan Polandia itu tidak hanya sukses mengantarkan Bayern meraih supremasi treble winners, tetapi juga menjadi topskor di tiga ajang berbeda: Bundesliga Jerman, DFB Pokal dan Liga Champions.
Di Bundesliga, Lewandowski mengemas 34 gol dalam 31 penampilannya. Enam gol dia torehkan di kancah DFB Pokal dalam lima partai, sementara di Liga Champions sang striker membukukan 15 gol setelah menuntaskan sepuluh pertandingan.
Secara total di seluruh kompetisi resmi periode 2019/20, jumlah gol [55] Lewandowski melebihi catatan penampilannya [47].
Melihat prestasi yang dicapainya sejauh ini, Lewandowski tak ragu mendeklarasikan dirinya adalah pemenang sesungguhnya Ballon d'Or edisi kali ini.
"Kami telah menjuarai semua kompetisi yang tersedia," tutur Lewandowski dalam wawancaranya dengan portal Polandia, Onet, dan surat kabar Przeglad Sportowy.
"Saya telah menjadi topskor di setiap kompetisi. Saya menilai, ketika seorang pemain telah menggapai hal tersebut, dia harusnya memenangkan Ballon d'Or," tegas sang penyerang haus gol.
Raihan treble winners Bayern ditandai ketika mereka mengalahkan Paris Saint-Germain 1-0 di final Liga Champions. Lewandowski membumi ketika dirinya dianggap sebagai faktor utama keberhasilan Bayern tampil superior sepanjang kampanye 2019/20.
"Jika [Philippe] Coutinho dan [Ivan] Perisic masuk di menit ke-80 dan bermain di bawah kendali mereka sendiri, maka sang lawan tahu apa yang akan terjadi. Mereka [PSG] tahu kami tidak berniat untuk menghentikan pressing," jelas pemain berusia 32 tahun tersebut.
Perihal kemenangan ikonik kontra Barcelona, di mana skor berakhir 8-2, Lewandowski sama sekali tak mengira akan terjadi marjin sedemikian besar. Sampai saat ini, dirinya masih tercengang melihat pemandangan di laga kontra raksasa La Liga Spanyol itu.
"Sebelum pertandingan, kami tahu kami akan mengalahkan Barca. Beberapa bahkan ada yang yakin skor 5-1, tapi skor 8-2 adalah sesuatu yang benar-benar berbeda. Kami teramat sangat percaya diri," tandasnya.



