Tottenham Hotspur mengawali kiprahnya di Liga Europa 2020/21 dengan meraih kemenangan meyakinkan. Mereka tanpa ampun melibas wakil Austria LASK lewat skor cukup telak 3-0, Jumat (23/10) dini hari WIB tadi.
Di pertandingan yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium semalam, Spurs menurunkan tim lapis kedua selagi manajer Jose Mourinho memberi kesempatan kepada ‘si anak hilang’ Gareth Bale untuk turun sejak awal.
Klub London utara itu membuka papan skor di menit ke-18 melalui Luas Moura setelah ia menuntaskan assist Carlos Vinicius, yang juga merupakan rekrutan anyar di musim panas kemarin.
Keunggulan Spurs bertambah sembilan menit berselang setelah bek Andres Andrade mencetak gol ke gawang timnya sendiri, dan itu membuat tim tuan rumah menjadi lebih percaya diri.
Dengan sisa menit yang ada di babak pertama, Spurs terus berusaha mencari gol lainnya namun mereka gagal melakukannya.
Di babak kedua, tepatnya dua menit setelah satu jam, Mourinho mengganti strategi dengan memasukkan Son Heung-Min untuk Bale, Dele Alli untuk Erik Lamela dan Moussa Sissoko untuk Pierre-Emile Hojbjerg.
Pergantian yang paling menyita perhatian adalah Bale, yang menjadi starter untuk sebuah klub di satu pertandingan namun gagal melepaskan satu tendangan maupun membuat peluang untuk rekan setimnya. Catatan itu sama buruknya ketika ia memperkuat Real Madrid di partai melawan Sporting CP pada November 2016, dan duel semalam merupakan starter-nya yang ke-78 sejak nirkontribusi tersebut.
Terlepas itu, pergantian yang dilakukan Mourinho terbukti tepat karena Son yang dimasukkan menggantikan Bale lantas memberi gol ketiga Spurs untuk sekaligus menyudahi perlawanan LASK.
Bintang Korea Selatan itu kini telah terlibat dalam terciptanya 13 gol untuk Spurs di semua kompetisi (sembilan gol dan empat assists), hanya kalah dari Harry Kane (18) yang lebih produktif dari semua pemain Liga Primer Inggris.
Lebih dari itu, Spurs sekarang telah mencetak 31 gol di semua kompetisi musim ini, menjadikan tim arahan Mourinho yang dipandang selalu bermain defensif sebagai yang paling produfktif. Mereka unggul lima gol di antara tim Liga Primer lainnya.
Adapun berkat kemenangan ini, Spurs untuk sementara bercokol di puncak klasemen Grup J, unggul selisih gol dari Antwerp yang di tempat lain menang 2-1 di markas Ludogorets.





