PSSI mengambil langkah tegas untuk Hidayat. Meski pria yang juga menjabat sebagai dosen tersebut sudah memutuskan mengundurkan diri dari anggota komite eksekutif (Exco) PSSI.
Hukuman ini diberikan karena Hidayat diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor. Ini setelah Manajer Madura FC, Januar Herwanto, menyebut Hidayat meminta timnya agar mengalah dari PSS Sleman di Liga 2.
Wakil ketua Komite Dispilin (Komdis) Umar Husein, menyebut ada tiga jenis hukuman yang dijatuhkan untuk Hidayat. Satu di antaranya ia dilarang beraktifitas dalam sepakbola Tanah Air selama tiga tahun.
"Dia [Hidayat] dilarang beraktifitas dalam sepakbola Indonesia selama tiga tahun dengan larangan dua tahun masuk stadion serta denda RP150 juta. Jadi ada tiga jenis hukuman," kata Umar.
Lebih lanjut, Umar menyampaikan hukuman untuk Hidayat mulai berlaku (2/12) hari ini. Ia pun menyebut menyerahkan semua mekanisme hukuman tersebut kepada PSSI.
"Itu [pengawasan hukuman Hidayat] urusan federasi [PSSI]," ujarnya.
Goal Indonesia