Federasi sepakbola Asia Tenggara (AFF) secara resmi mengubah nama turnamen sepakbola paling prestise di ASEAN, Piala Tiger, menjadi Piala AFF, pada edisi 2007 ini. Hal itu dilakukan karena kontrak dengan sponsor utama, Tiger Beer, yang berlangsung sejak 1996 sudah habis dan tak diperpanjang.
Pada edisi keenam ini, Singapura dan Thailand mendapat keistimewaan menjadi tuan rumah. Piala AFF 2007 juga jadi edisi perdana sejak 1998 yang menggunakan babak kualifikasi, untuk timnas ASEAN dengan ranking terbawah.
Thailand sang tuan rumah terundi di Grup A bersama Malaysia, Myanmar, dan Filipina. Sedangkan tuan rumah lainnya, Singapura, berada di Grup B untuk ladeni Vietnan, Laos, dan timnas kita, Indonesia.
Alih-alih Thailand sang langganan juara, pada edisi ini justru Singapura-lah yang jadi favorit juara dan sukses merealisasikannya. Tidah mengejutkan, karena mereka masih diperkuat oleh generasi emasnya yang berjaya pada 2004 lalu.
Mulai dari sosok-sosok legendaris layaknya Baihaki Khaizan, Shahril Ishak, Muhammad Ridhuan, Noh Alam Shah, sampai para naturalisasi andal seperti Itimi Dickson, Daniel Bennett, dan Fahrudin Mustafiq. Sang ujung tombak, Noh Alam Shah bahkan berhasil menyabet gelar topskor dan pemain terbaik sekaligus.
Tim yang kala itu diasuh Radojko Avramovic ini juga secara luar biasa menorehkan rekor tak terkalahkan di Piala AFF dalam 15 partai beruntun. Terhitung sejak matchday perdana Piala AFF 2004 hingga leg kedua final 2007.

Meski begitu, bukan berarti langkah Singapura mulus di Piala AFF 2007 ini. The Lions cukup beruntung lolos sebagai juara Grup A lewat keunggulan selisih gol, sebelum kemudian melenggang ke final berkat kemenangan adu penalti atas Malaysia.
Di final, Singapura diuntungkan dengan penalti kontroversial pada leg pertama yang memenangkan mereka lewat skor 2-1. Kejadian di mana sang lawan, Thailand, sempat walk out karena tak terima dengan keputusan wasit.
Pada akhirnya Singapura pastikan gelar juara kedua beruntun atau yang ketiga sepanjang sejarah, setelah menahan Thailand 1-1 di leg kedua final. Mereka menang agregat 3-2.
Bagaimana dengan Indonesia? Well, Piala AFF 2007 jadi salah satu turnamen yang paling tak ingin diingat khalayak sepakbola kita. Tim asuhan Peter White kala itu berpartisipasi tanpa miliki persiapan yang matang.

Hasilnya memprihatinkan, karena untuk kali pertama sepanjang sejarah, Indonesia gagal lolos ke semi-final Piala AFF. Hanya menang 3-1 dari Laos, imbang 1-1 dengan Vietnam, serta seri 2-2 melawan Singapura, Garuda Nusantara harus puas dengan koleksi lima poin.
Jumlah yang memang setara dimiliki oleh Singapura dan Vietnam. Namun Indonesia tak layak lolos karena kalah selisih gol, yang jadi komparasi utama pemeringkatan. Saktiawan Sinaga cs cuma miliki surplus dua gol, tatkala dua kompetitornya miliki surplus hingga di atas delapan gol.
Bentrok melawan Laos, yang diakhiri kemenangan 3-1, jadi penyebab utama. Pasalnya Singapura secara fantastis berhasil petik kemenangan 11-1, sementara Vietnam menang telak 9-0! Peter White sang pelatih kepala pun dipecat selepas turnamen, untuk digantikan sosok flamboyan, Ivan Kolev.
DATA & FAKTA PIALA AFF 2007

| Tuan Rumah: | Singapura & Thailand | |
| Tanggal: | 12 Januari - 4 Februari 2007 | |
| Juara: | Singapura | |
| Runner-Up: | Thailand | |
| Total Gol: | 50 (2,78 gol per pertandingan) | |
| Topskor: | 10 Gol - Noh Alam Shah (Singapura) | |
| Pemain Terbaik: | Noh Alam Shah (Singapura) |
PERTANDINGAN PIALA AFF 2007

| GRUP A |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| GRUP B |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| SEMI-FINAL (LEG 1) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| SEMI-FINAL (LEG 2) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| FINAL (LEG 1) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| FINAL (LEG 2) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| << Piala AFF 2004 | KILAS BALIK PIALA AFF | >> Piala AFF 2008 |







