Berita-berita media telah mengakhiri perdebatan yang muncul dalam beberapa hari terakhir mengenai Salem Al-Dossari, kapten tim nasional Arab Saudi, setelah beredarnya kabar yang mengaitkan penurunan performanya dalam laga melawan Uruguay dengan masalah keluarga pribadi.
Beberapa laporan yang beredar sebelumnya menyebutkan bahwa Al-Dossari menjalani pertandingan pembuka timnas Saudi di Piala Dunia 2026 di tengah tekanan psikologis, karena salah satu anggota keluarganya menjalani operasi sebelum pertandingan, yang konon memengaruhi konsentrasi dan penampilannya di lapangan.
Namun, saluran “Al-Arabiya” dengan tegas membantah kebenaran berita tersebut, menegaskan bahwa apa yang beredar mengenai salah satu anggota keluarga Salem Al-Dosari yang menjalani operasi sebelum pertandingan melawan Uruguay sama sekali tidak benar.
Penolakan tersebut mengakhiri spekulasi yang beredar di media sosial dan beberapa platform media setelah pertandingan, terutama mengingat penampilan yang ditunjukkan kapten tim nasional Saudi selama pertandingan tersebut.
Baca juga.. Bintang Aljazair berseloroh: “Jika Messi diusir, wasit itu pasti akan diusir dari planet ini!”
Al-Dossari memang bermain penuh selama pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut, namun penampilannya memicu perdebatan di kalangan suporter Saudi. Banyak yang menilai sang pemain tidak tampil seperti biasanya, baik dalam hal dribel maupun serangan-serangan yang selama ini menjadi salah satu senjata utamanya.
Selain itu, pelatih asal Yunani, Georgios Donis, juga mendapat kritik luas karena tetap mempertahankan Al-Dosari di lapangan hingga peluit akhir, meskipun performa fisik dan teknisnya menurun selama sebagian besar pertandingan.Dengan dibantahnya kabar mengenai adanya krisis keluarga, perdebatan kembali berfokus pada aspek teknis dan fisik terkait penampilan kapten timnas Saudi, di saat kalangan pecinta olahraga Saudi menantikan reaksinya dalam pertandingan-pertandingan mendatang di turnamen ini.





