OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Kehadiran Neymar di Paris Saint-Germain pada bursa musim panas lalu, membuat posisi beberapa penggawa lini depan klub terdahulu jadi tersingkir.
Salah satunya adalah Julian Draxler, yang memiliki posisi sama dengan Neymar. Pemain terbaik Piala Konfederasi 2018 itu harus rela waktu bermainnya jadi begitu terbatas musim ini.
Meski begitu Draxler sangat memahami dan tak masalah dengan hal itu. Neymar disebutnya merupakan bintang besar, di mana setiap orang gemar membicarakannya, dan memang layak diistimewakan di setiap tim.
Gettyimages"Ada cerita soal penalti dengan Edinson, yang sebenarnya sudah selesai dalam satu atau dua hari," buka Draxler, seperti dilansir Metro.
"Namun demikian, semua orang terus membicarakannya selama empat atau lima pekan. Saya percaya ini adalah bagian dari hidup seorang bintang seperti Neymar. Banyak fitnah ditujukan padanya. Dia masih muda, dia menghormati orang lain, dia tahu peran pentingnya di setiap tim.
"Oleh karena itu, Neymar, menurut saya, layak mendapat beberapa keistimewaan. Mungkin dia memang memintanya, saya tidak tahu. Namun demikian, pemain seperti dia berhak melakukan itu. Pemain lain tidak marah atau iri dengannya, termasuk saya," tandasnya.



