Chelsea vs Arsenal: Mengapa Henrikh Mkhitaryan Lewatkan Final Liga Europa?

Komentar()
Getty Images
Henrikh Mkhitaryan tidak akan ikut serta dengan skuad Arsenal untuk menghadapi Chelsea di Baku karena alasan politik.


PENYUSUN  M. RHEZA PRADITA

Pada awal musim, Henrikh Mkhitaryan mengindikasikan bahwa salah satu ambisinya bersama Arsenal musim ini adalah memenangkan Liga Europa. Namun tampaknya pemain 30 tahun tersebut harus rela tidak bisa bermain di final karena faktor nonteknis.

Musim ini The Gunners sudah bermain 14 kali di Liga Europa. Selama fase gugur mereka berhasil mengalahkan BATE Borisov, Rennes, Napoli, dan Valencia untuk sampai ke final dan bertemu Chelsea.

Namun, skuad arahan Unai Emery harus datang ke Stadion Olimpiade di Baku, Azerbaijan, dengan kondisi pincang. Mereka tidak bisa membawa Mkhitaryan karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola. Mantan pemain Borussia Dortmund itu tidak berangkat karena khawatir dengan keselamatannya sebagai warga negara Armenia.

Ketegangan antara Armenia dan Azerbaijan tengah memuncak karena sengketa atas pegunungan Nagorno-Karabakh. Dua negara tersebut memang telah terjebak dalam situasi konflik sejak 1988, meskipun sebagian besar pertempuran telah berhenti sejak gencatan senjata pada 1994.

Azerbaijan melarang warga negara Armenia memasuki negara tersebut, meskipun dispensasi khusus sering diberikan. UEFA telah mengkonfirmasi bahwa Mkhitaryan akan diberikan visa jika perlu, tetapi Arsenal lebih memilih untuk meninggalkan sang pemain di London.

Sebuah pernyataan dari situs Arsenal berbunyi: “Kami sangat kecewa mengumumkan bahwa Henrikh Mkhitaryan tidak akan pergi dengan tim untuk final Liga Europa melawan Chelsea."

Henrikh Mkhitaryan Arsenal 2018-19

“Kami telah mengeksplorasi secara menyeluruh semua opsi bagi Micki untuk menjadi bagian dari skuad, tetapi setelah mendiskusikan hal ini dengan Micki dan keluarganya, kami secara bersama sepakat bahwa dia tidak akan bergabung di perjalanan."

“Kami telah menulis kepada UEFA untuk mengungkapkan keprihatinan mendalam kami tentang situasi ini. Micki telah menjadi pemain kunci dalam perjalanan kami ke final sehingga ini merupakan kerugian besar bagi kami dari perspektif tim."

“Kami juga sangat sedih bahwa seorang pemain akan absen final kejuaraan Eropa dalam keadaan seperti ini, karena ini adalah sesuatu yang jarang terjadi dalam karier seorang pemain sepakbola."

“Micki akan terus menjadi bagian selama persiapan kami, sampai kami berangkat ke Baku pada akhir pekan.”

Maka tidak mengherankan jika beberapa pemain mengkritik keputusan UEFA untuk menggelar pertandingan di Baku. Salah satunya adalah kapten Arsenal Laurent Koscielny.

“Saya pikir UEFA perlu tahu berbagai masalah yang dapat mereka miliki dengan politik di negara ini. Ketika satu negara memiliki masalah dengan negara lain, mereka seharusnya tidak memberikan final ke negara tersebut,” ujar pemain asal Prancis tersebut.

Badan sepakbola Eropa tersebut pun telah mengeluarkan pernyataan membela diri dan menekankan bahwa keselamatan Mkhitaryan akan dijamin.

“Bekerja bersama Arsenal FC, UEFA mencari dan menerima jaminan mengenai keselamatan pemain di Azerbaijan dari otoritas tertinggi dari negara tersebut,” ujar mereka.

“Sebagai hasil dari jaminan tersebut, rencana keamanan yang meyakinkan telah dikembangkan dan diberikan kepada klub."

“Sementara klub telah mengetahui upaya yang telah dilakukan UEFA dan pemerintah Azeri mengenai masalah ini, kami menghormati keputusan pribadi mereka untuk tidak pergi dengan sang pemain.”

Mkhitaryan Arsenal Sporting

Sementara itu Tahir Taghizadeh, duta besar Azerbaijan untuk Inggris, tampaknya menganggap Mkhitaryan melakukan permainan politik dengan membuat keputusan seperti itu.

“Ini adalah acara kelas A, jika tujuan kami adalah memainkan permainan politik di dalamnya, itu akan jadi sesuatu yang berbeda. Anda dibayar sebagai pemain sepakbola, bukan politisi, mari kita kesampingkan masalah lain,” katanya kepada Sky Sports.

“Pesan saya kepada Mkhitaryan adalah: Anda seorang pemain sepakbola, Anda ingin bermain sepakbola? Pergi ke Baku, Anda aman di sana. Jika Anda ingin memainkan isu, maka itu cerita yang berbeda."

“Apa yang dapat saya jamin adalah bahwa pemerintah Azerbaijan akan melakukan segala yang perlu dilakukan dan menjamin keselamatan dan keamanan bagi setiap penggemar, pemain, dan anggota staf yang datang ke pertandingan ini.”

Meski sang pemain belum mengomentari masalah ini, Emery telah berhati-hati dalam mengomentari situasi tersebut.

“Ini kabar buruk. Kita perlu memahami masalah politik, tetapi kita harus menghormatinya,” kata Emery pada konferensi pers Selasa lalu.

“Saya berbicara dengan Mkhitaryan pagi ini, tetapi ini masalah pribadi. Dia ingin bermain dengan tim. Dia sudah berbicara kepada keluarganya."

“Saya berasal dari negara Basque dan kami juga memiliki masalah politk yang besar. Saya bisa mengerti keputusannya.”


Apakah Mkhitaryan Sebelumnya Pernah Absen Dalam Laga Di Azerbaijan?


Ini bukan pertama kalinya pemain yang direkrut dari Manchester United tersebut melewatkan pertandingan di Azerbaijan selama kariernya.

Saat bermain untuk Dortmund, dia tidak masuk dalam skuat untuk menghadapi Gabala pada 2015, dan awal musim ini dia juga tidak bermain ketika Arsenal bertandang ke markas Qarabag di fase grup.

Ketidakhadirannya disambut dengan ejekan dari pelatih tuan rumah Gurban Gurbanov, yang mengatakan: “Arsenal mungkin takut bahwa di depan 60.000 penggemar Azerbaijan, Mkhitaryan memiliki banyak tekanan dan itulah sebabnya mereka tidak mengirimnya."

“Saya tidak ingin politik mengganggu olahraga, tetapi kami tidak bisa melakukan apa pun dalam masalah ini."

“Jika Mkhitaryan datang ke Azerbaijan, itu bukan pertama kalinya olahragawan Armenia melakukannya. Banyak yang datang ke Azerbaijan. Adalah pilihan Arsenal mereka tidak mengirimnya ke sini.”

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Ini Skuad Indonesia Untuk Hadapi Yordania & Vanuatu
2. Pep Guardiola Terima Tawaran Juventus
3. Thorgan Hazard Resmi Berseragam Borussia Dortmund
4. Daniel James Sepakat Gabung Manchester United
5. Peserta Fase Grup Liga Champions 2019/20
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner Liga Europa 2018/19

Tutup