Granit Xhaka meminta maaf kepada fans Arsenal usai menerima kartu merah di laga leg pertama semi-final Piala Liga Inggris melawan Liverpool, Jumat (14/1) dini hari WIB.
Meski kalah jumlah pemain di Anfleid, The Gunners tampil heroik dan berhasil membungkam daya gedor Liverpool yang memang tak diperkuat Mohamed Salah dan Sadio Mane, dengan laga berakhir 0-0.
Gelandang Swiss itu pun mengaku menyesali pelanggarannya yang notabene merupakan kartu merah kelimanya selama di Arsenal.
Apa yang terjadi?
Pada menit ke-24, dalam situasi serangan balik, penyerang The Reds Diogo Jota berlari menuju area pertahanan Arsenal sembari bersiap menerima bola lambung.
Xhaka, sembari mengejar pemain asal Portugal itu, berusaha menyapu bola yang datang dari atas. Sayangnya kaki pria 29 tahun itu malah mengenai tubuh Jota yang langsung tersungkur, dan wasit mengganjarnya dengan kartu merah langsung. Ia dianggap mencegah Jota mendapatkan peluang mencetak gol secara ilegal.
Xhaka minta maaf
Xhaka kini telah meminta maaf lewat media sosial atas perbuatannya, dan berkata bangga atas usaha rekan-rekannya karena mampu menahan imbang Liverpool meski cuma bermain 10 orang.
"Saya mau minta maaf kepada semua orang," tulis Xhaka lewat unggahan di Instagram-nya. "Saya benar-benar bangga dengan tim saya dan semangat yang mereka tunjukkan untuk mempertahankan gawang agar tidak kemasukan malam ini."
Gara-gara kartu merah yang ia terima, Xhaka bakal melewatkan laga penting nan penuh gengsi di kontes Liga Primer Inggris. Dia dilarang memperkuat Arsenal ketika mereka melakoni north London derby kontra Tottenham, Minggu (16/1).
Selain itu ia juga harus absen di leg kedua melawan Liverpool 20 Januari nanti, di mana pemenangnya berhak adu kuat dengan Chelsea yang sudah terlebih dahulu melenggang ke final Piala Liga.




