Gabriel Jesus mengakui punya momen-momen sulit di Manchester City setelah tampil membela Brasil saat Piala Dunia 2018.
Striker berusia 21 tahun tersebut tak menampilkan performa terbaiknya di Rusia, gagal mencetak satu gol pun dalam kampanye Selecao yang berakhir dini di perempat-final turnamen.
Jelang laga uji coba internasional lawan Panama dan Republik Ceko pekan ini, Jesus menerangkan periode sulitnya sembari menekankan bahwa stagnasi performa yang dialaminya itu wajar.
"Hal itu tidak membebani saya pada hari ini, tapi memang sulit untuk diterima," ungkap Jesus kepada reporter. "Keluarga saya dan teman-teman banyak membantu."
"Saya tidak menjalani momen hari ini karena performa buruk saya, tapi karena fase hebat yang ada [bersama rekan setim di Man City, Sergio] Aguero."
"Ketika saya bermain saya membantu tim. Setelah Piala Dunia masih sulit, itu merupakan momen tersulit saya sebagai pemain."
"Tapi saya mampu melewatinya, saya berkerja keras, mengambil kembalu ruang yang saya miliki. Itu hanya mengguncang saya pada awal musim, tidak untuk waktu yang lama," tandasnya.



