Setelah meraup sukses di Brasil, Gabigol berharap bisa bermain di Liga Primer Inggris musim depan.
Bintang berusia 22 ini sempat diprediksi menjadi salah satu penyerang menakutkan Eropa ketika diboyong oleh Inter Milan dari Campeonato Paulista pada musim panas 2016 lalu.
Akan tetapi dia kesulitan mengembangkan permainan di Serie A hingga gagal mengukuhkan diri di Giuseppe Meazza dengan hanya mencatatkan sembilan penampilan di kasta sepakbola tertinggi Italia tersebut.
Gabigol kemudian dipinjamkan ke Benfica namun dia tidak mampu memberi kontribusi besar di tim Portugal tersebut yang kemudian mengantarkannya kembali ke Santos dengan status pinjaman.
Di Brasil Gabigol berhasil menemukan lagi sentuhan terbaik dengan koleksi 16 gol ditambah empat di Copa do Brasil yang membuatnya jadi bidikan lagi tim-tim papan atas Eropa.
Seiring masa peminjamannya yang tidak lama lagi habis, Gabigol ternyata enggan bermain di Brasil atau kembali ke Italia dengan membidik kemungkinan bermain di Inggris.
Kontraknya bersama Inter membang baru akan habis pada musim panas 2021, tetapi Inter sudah menghabiskan jatah pemain asing musim ini. Selain itu, sosok Mauro Icardi, Lautaro Martinez, Ivan Perisic, Keita Balde dan Matteo Politano akan menipiskan peluang bermainnya.
Goal memahami, ketika masa pinjamannya habis di akhir 2018 nanti, dia menjajaki kesempatan beraksi di Inggris.
Kia Joorabchian, teman dan penasihat Gabigol, dikabarkan telah menindaklanjuti sejumlah minat dari West Ham, Everton dan Crystal Palace.
Andai gagal, Gabigol akan mencari opsi lain dengan bermain di Spanyol.
Sebelumnya ada minat juga dari Bundesliga yang diperlihatkan oleh Eintracht Frankfurt namun belum ada tawaran resmi.
Andai Gabigol bisa diyakinkan untuk bertahan di Brasil, selain Santos, Cruzeiro bisa jadi pilihan.






