Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Footer Banner EPLGetty, Goal

Eric Cantona: Jose Mourinho Harusnya Diganti Sejak Dulu

Legenda Manchester United Eric Cantona mengatakan keputusan mengganti Jose Mourinho dengan Ole Gunnar Solskjaer terlambat dan sekarang mengaku menyakitkan melihat klub tertinggal dari Manchester City dan Liverpool. 

Si Setan Merah mengawali musim 2018/19 dengan buruk yang berujung pada pemecatan Mourinho untuk digantikan Solsjaer yang sukses membangkitkan tim dalam waktu cepat. 

Solskjaer berhasil mencatatkan 11 kemenangan dari 13 laga dan Cantona menyebut para petinggi di Old Trafford mengambil waktu terlalu lama untuk berpisah dengan seorang pelatih yang terbukti gagal. 

"Sama sekali saya tidak terkejut," buka Cantona di Paddy Power saat ditanya soal dampak pergantian yang dilakukan. 

"Akhirnya, klub mengambil keputusan yang benar, sebuah keputusan yang saya pikir seharusnya diambil jauh-jauh hari sebelumnya."

"Solskjaer mengerti klub dan Anda bisa merasakan dia terinspirasi Sir Alex Ferguson. Ini seperti Johan Cruyff dan Pep Guardiola di Barcelona. Ole Gunnar adalah anak spiritual Alex Ferguson."

"Tidak semua pemain bisa jadi manajer, beberapa bisa dan bagi saya sangat penting untuk klub seperti Manchester United memiliki seseorang yang memiliki jiwa klub, seseorang yang mengerti betul klub dari dalam."

"Saya sangat bahagia melihat United seperti sekarang," tandasnya.

Meski senang melihat kebangkitan tim, Cantona mengaku sakit menyaksikan kekuatan City dan Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. 

"Sangat menyakitkan. Tetapi mereka memainkan sepakbola indah. Andai saja United memulai musim di sepuluh laga terakhir, tim ini ada di puncak klasemen."

"Memang sulit, tetapi semua klub besar punya periode buruk. United akan kembali tetapi hal terburuk adalah kehilangan identitas klub. Anda boleh kalah selama identitas dan filosofi masih dipegang. Bahkan ketika United menang, fans tidak bahagia. Mereka ingin menang dan menikmati pertandingan - ini hiburan."

"Sekarang situasinya berangsur normal."

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Ini Susunan Lengkap Exco PSSI 2016-2020
2.Acungkan Lima Jari, Ronaldo Balas Ejekan Fans Atletico
3.Demi Jadon Sancho, Man United Harus Penuhi Dua Syarat
4.Piala AFF U-22: Kamboja Lolos Semi-Final
5.Paul Pogba & Gelandang Tengah Terproduktif Di 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Footer Banner EPL

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google