Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri berani untuk melakukan eksperimen pada komposisi skuatnya dalam dua laga awal Grup A gelaran Piala AFF U-19 2018.
Saat menggilas Singapura 4-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (3/7) malam WIB, sang juru taktik menggeser posisi Samuel Christianson dari bek kiri ke penyerang sayap kiri meski tak menurunkannya secara penuh.
Menurut Indra, eksperimen tersebut dilakukan karena ingin terus mempertahankan kualitas timnya yang ada saat ini tanpa melakukan perubahan drastis.
"Kita berharap pada Samuel dengan bola-bola crossing-nya, tapi [di laga ini] menit ke-30 sekian ia mengalami benturan sehingga harus diperiksa oleh dokter," ungkap Indra.
"Intinya ini dilakukan karena ada banyak pemain berkualitas yang menumpuk pada satu posisi. Misalnya posisi bek kiri ada tiga, semuanya berkualitas, maka saya coba pindahkan posisinya.
"Kan sayang kalau dicoret hanya karena posisinya sama. Jadi saya melakukan improvisasi pada posisi mereka."
Ini bukan pertama kalinya Indra menggeser posisi pemain. Sebelumnya ketika menang 1-0 atas Laos, Minggu (1/7), Asnawi Mangkualam mendapat tugas baru sebagai bek kanan, di luar posisinya sebagai gelandang bertahan di PSM Makassar.
"Saya sudah bicara dengan Asnawi mengenai posisi barunya dan ia bilang senang bisa mendapat kesempatan ini. Saya tidak tahu apakah pelatih di klubnya mau menempatkannya di posisi sekarang, tapi di timnas U-19 ia main di situ," ujarnya.
"Yang saya lakukan ini sama dengan pada Fadhil Sausu [ketika menangani Bali United]. Saya ubah posisinya dari bek sayap ke gelandang bertahan."
"Tapi saya jamin Asnawi kalau terus dimainkan di bek kanan, ia akan menjadi bek kanan yang bagus," tukas pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Selanjutnya Indra akan memimpin anak asuhnya menghadapi Filipina pada laga ketiga fase grup, Kamis (5/7) sebelum bertemu Vietnam dan Thailand.

