Celtic meneruskan dominasinya di Skotlandia dengan menyegel gelar Premiership untuk kali ketujuh beruntun pada musim ini, namun hal itu dinilai tidak sehat bagi mantan gelandang seperti Stiliyan Petrov.
Klub asal Glasgow tersebut menjadi kuda pacu utama setelah rival sekotanya Rangers sempat dipaksa degradasi ke kasta terbawah dan baru kembali ke level tertinggi pada musim 2016/17 kemarin.
Meski begitu, Rangers kesulitan bersaing dengan Celtic dan jarak yang jauh membuat persaingan menjadi kurang gereget.
“Satu klub besar di sebuah kompetisi adalah hal yang tidak menarik,” kata Petrov, yang pernah memperkuat Celtic dan Aston Villa, kepada BBC Sport.
“Anda butuh beberapa klub untuk bersaing dan memastikan liga itu berkembang, namun untuk saat ini Skotlandia hanya mempunyai satu kekuatan utama.
“Saya pikir itu adalah jarak yang besar dan sangat panjang buat Rangers.
“Sebagai fan Celtic, saya senang karena lebih banyak kesuksesan buat Celtic itu lebih baik, namun ini tidak sehat untuk sepakbola Skotlandia dan juga Celtic, karena mereka butuh yang lain untuk bersaing.”
Selama waktunya di Celtic dahulu, Petrov tercatat memenangkan empat gelar liga, tiga Piala SKotlandia dan tiga Piala Liga.


