Kekalahan mengejutkan sekaligus memalukan diderita Real Madrid lewat skor telak 3-0 di markas Eibar, pada jornada 12 La Liga Spanyol, Sabtu (24/11) malam WIB.
Banyak pihak lantas menuding kekalahan perdana di bawah asuhan Santiago Solari ini terjadi karena performa superburuk Thibaut Courtois dan Alvaro Odriozola. Namun bek andalan Madrid, Rapahel Varane, justru memandangnya muncul secara kolektif.
Hal itu disebutnya membuat Los Blancos urung memainkan sepakbolanya dan dibuat tak nyaman selama jalannya pertandingan. Varane pun ingin rekan-rekannya segera bangkit.

"Eibar memainkan bola-bola pendek, mereka memburu untuk memenangkan bola kedua, dan itu sangat menyulitkan bagi kami," tutur Varane, seperti dikutip beIN Sport.
"Kami tidak sanggup memainkan sepakbola seperti yang kami inginkan, kami merasa tidak nyaman selama jalannya pertandingan. Ini terjadi karena masalah kolektif.
"Sekarang kami harus segera bersatu kembali dan memberikan yang terbaik di partai selanjutnya. Kami harus berkembang menjadi lebih baik," pungkasnya.
Kekalahan itu sendiri membuat Madrid gagal menembus lima besar klasemen sementara dengan tertahan di peringkat enam. Di sisi lain EIbar mendekat lewat defisit dua poin usai menyodok ke urutan tujuh.
Getty, Goal



