Dele Alli Bela Harry Kane Soal Gol Di Markas Stoke City

Komentar()
Getty
Alli juga meminta rekan setimnya itu untuk melupakan kritik yang diarahkan kepadanya setelah pihak Liga Primer memberinya gol di markas Stoke.

Harry Kane mendapatkan reaksi tajam setelah ia disahkan menjadi pencetak gol kedua Tottenham Hotspur di markas Stoke City pada Sabtu (7/4) lalu, yang kemudian membuat Dele Alli selaku rekan setimnya buka suara.

Di laga yang dimenangkan Spurs dengan skor 2-1 tersebut, Christian Eriksen menjadi pencetak gol pembuka di menit ke-52, yang kemudian disamakan oleh Mame Biram Diouf lima menit berselang memanfaatkan blunder kiper Hugo Lloris.    

Spurs mengamankan kemenangannya lewat tendangan bebas Eriksen di tiga menit setelah satu jam, yang tipis mengenai bahu Kane, dengan pihak Liga Primer awalnya mengesahkan gol itu menjadi milik gelandang internasional Denmark tersebut, namun akhirnya gol itu dihibahkan kepada Kane setelah pihak klub melakukan banding.

Kane sendiri bersaing ketat memperebutkan gelar topskor Liga Primer dengan penyerang Liverpool Mohamed Salah, yang sejauh ini memimpin di depan lewat perolehan 30 gol. Salah bahkan ikut mermaikan bahasan tersebut dengan pernyataan singkatnya di Twitter yang berbunyi “Wooooooow yang benar saja?”, dan itu memancing banyak orang untuk berkomentar yang mana isinya tidak sedikit mengkritik Kane.

Mengenai polemik ini, Alli mengatakan: “Harry itu adalah striker luar biasa. Jujur saja, dia itu menyentuh bola [dari Eriksen] jadi itu adalah golnya dia dan setiap penyerang bakal dan sudah seharusnya mengklaim itu jika memang itu adalah golnya,” ujarnya dikutip dari Sky Sports News.

“Dia hanya harus mengabaikan apa yang orang-orang katakan. Dia tahu betapa bagusnya dia dan saya yakin semua orang tahu betapa bagusnya dia.

“Setiap orang itu berbeda, saya tidak tahu bagaimana Harry akan menghadapi ini, namun saya pikir ini adalah kesempatan bagi orang-orang untuk menjatuhkannya.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Namun karena saya bermain dengan dia setiap hari di tempat latihan dan saya bisa melihat betapa kerasnya dia bekerja, dia menginginkan gol, dia adalah striker, setiap striker ingin gol, jadi dia harus mengabaikan kritik dan fokus pada dirinya sendiri, yang mana saya yakini itu.

“Dia adalah pemain luar biasa dan pribadi yang baik. Jika itu adalah saya dan saya yang menyentuh bolanya, kemudian saya juga akan mencoba mengklaimnya.”

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Bayern Munich Kontra Real Madrid, Roma Tantang Liverpool Di Semi-Final Liga Champions
2. Final Kepagian Di Babak Empat Besar Liga Europa
3. Permainan Mafia Sepakbola Di Balik Kelolosan Real Madrid?
4. Liga Champions Yang Kejam Pada Gianluigi Buffon
5. 11 Keputusan Kontroversial Wasit Di Liga Champions

Tutup