Cristiano Ronaldo kembali mendapati dirinya berada di pusat badai kontroversi di dalam timnas Portugal, setelah interaksinya dengan sebuah unggahan di media sosial memicu gelombang kritik yang luas, di tengah ketegangan yang kian meningkat seputar masa depan dan perannya bersama "Brasil Eropa".
Menurut situs Prancis "Foot Mercato", kontroversi muncul setelah Ronaldo memberikan tanda suka pada sebuah unggahan yang menegaskan bahwa "tidak ada seorang pun yang bisa menyentuh Cristiano", dan hal itu terjadi usai kepergiannya dari pemusatan latihan timnas Portugal, setelah keputusan pelatih Jorge Jesus untuk menempatkannya di bangku cadangan.
Interaksi sang kapten Portugal itu datang pada waktu yang sensitif, sehingga langkah tersebut secara luas ditafsirkan sebagai pesan tidak langsung mengenai posisinya di dalam timnas, terutama di tengah meningkatnya pertanyaan tentang perannya dan cara penggunaannya pada periode mendatang.
Meskipun Ronaldo, yang berusia 41 tahun, masih menjadi salah satu nama paling menonjol dalam skuad Portugal, perdebatan seputar partisipasi dan peran teknisnya menjadi semakin kentara, bersamaan dengan persiapan timnas secara bertahap menuju era pasca generasi emasnya.
Dengan demikian, satu tanda suka di media sosial berubah menjadi bahan bakar baru bagi krisis Ronaldo dengan timnas, pada saat perhatian semakin tertuju pada hubungan sang bintang veteran dengan tim pelatih dan posisinya di dalam ruang ganti.

