Mantan kapten Barcelona Carles Puyol berharap klub kesayangannya ini membuat skala prioritas terkait gelar juara pada musim depan.
Puyol cukup menyayangkan kegagalan Los Blaugrana merengkuh gelar Liga Champions 2017/18, yang jatuh ke tangan rival abadinya Real Madrid setelah mengalahkan Liverpool 3-1 di Kiev.
Menurut mantan bek Spanyol itu, Barca harus bisa menempatkan prioritas dengan tepat, misalnya mengesampingkan Copa del Rey demi fokus pada ajang tertinggi Eropa.
Bagi Puyol, meraih gelar treble winners tidak semudah membalikkan telapak tangan, sehingga mesti ada target yang diutamakan.
"Saya sudah berusaha untuk mengajak [para pemain Barca] untuk merenung, apa yang terjadi. Saya yakin, kami punya tim yang lebih baik dibandingkan Madrid," buka Puyol.
"Dan ternyata, Madrid telah memenangkan empat Liga Champions dalam lima tahun terakhir. Saya kira, solusinya terletak pada ketidakkeliruan dalam membuat prioritas."
"Kami kehilangan kesempatan [juara UCL] dan saya merasa geram akan hal itu karena menggapai tripel [juara] amat sangat sulit, statistik berbicara. Jadi yang paling koheren adalah mengesampingkan Copa."
"Jangan salah paham. Saya suka bermain di final. Tapi caranya harus menjanjikan, jadi pemain yang lebih muda memperlihatkan apakah mereka layak atau tidak. Mereka yang bermain mesti selalu memahami hal ini. Saya merasa sangat marah karena kami punya tim yang lebih baik dibanding Madrid, saya percaya itu."
Pada akhirnya Puyol mengatakan, opininya ini bukan ditujukan untuk mengecam pelatih Barca Ernesto Valverde atau petinggi klub. Puyol hanya ingin klub mempertimbangkan prioritas mereka pada musim depan.
"Tidak sama sekali jika hal ini sebagai bentuk serangan saya pada petinggi klub atau Valverde. Saya hanya ingin membuka debat tentang prioritas kami," pungkas Puyol.


