Mitra Kukar dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu tim "Kuda Hitam" di pentas Liga 1 atau kompetisi kasta tertinggi. Namun pada musim ini, mereka harus terseok-seok di papan bawah, bahkan sekarang dalam ancaman degradasi.
Bayu Pradana dan kawan-kawan saat ini memang berada di posisi ke-14 klasemen dengan 39 poin. Namun raihan poin mereka bisa dikejar oleh tiga tim yang kini berada di zona degradasi, yakni Sriwijaya FC, PS TIRA, dan PSMS Medan.
Maka itu, tim Naga Mekes menegaskan bakal tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan pada laga pemungkas melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12) petang.
Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan (RD), pun menegaskan sejatinya tidak ada masalah dalam internal timnya. Apalagi kalau bicara soal finansial ataupun bonus bagi pemain.
"Mengenai apa dan kenapa Mitra Kukar? Tentu tidak di forum ini saya menyampaikan hal itu. Nanti dalam sebuah laporan pertanggungjawaban ke manajemen. Karena memang sifatnya evaluasi ke dalam dulu, nanti manajemen yang akan mengumumkan atau menyerahkan kepada saya untuk mengeluarkan pernyataan," kata RD, dalam jumpa pers jelang laga melawan Persija.
"Masalah bonus, yang pasti kami tidak pernah dijanjikan lebih, tapi manajamen selalu memberikan lebih. Karena suasana dalam tim tidak masalah. Mereka (pemain) pun yakin tidak akan ada masalah soal finansial. Manajemen selalu memberikan bonus, bahkan lebih dari yang tertera di kontrak ketika kami mendapatkan prestasi yang baik," tegasnya.
Lebih lanjut, mantan pelatih Sriwijaya FC ini menegaskan siap bertanggung jawab apapun hasil yang akan didapatkan Mitra Kukar pada akhir musim ini.
Goal Indonesia


