Bek andalan NapoliKalidou Koulibaly mengaku tidak menyesal dirinya lebih memilih mengabdi pada timnas senegal ketimbang memperkuat sang juara dunia timnas Prancis.
Bek tangguh ini, seperti diketahui, memenuhi syarat untuk memiliki paspor Prancis, akan tetapi pada akhirnya dia mantap menjatuhkan pilihan pada Senegal.
Ditegaskan Koulibaly, dia sama sekali tidak menyesal melewatkan kesempatan berada di skuat Didier Deschamps yang bertabur bintang.
"Saya lahir di Prancis, tetapi saya memiliki dua budaya yang berbeda, Prancis dan Senegal," ujarnya.
"Di tahun 1988, saya melihat Prancis menjuarai Piala Dunia, melihat para pemain seperti [Lilian] Thuram dan [Zinedine] Zidane, membuat saya sadar bahwa saya ingin menjadi pesepakbola lebih hebat lagi."
"Saya kira, kami [Senegal] bermain luar biasa di Piala Dunia terakhir. Bagi saya, itu merupakan pengalaman yang sangat penting karena kami ingin membuktikan menjadi salah satu tim terbaik dari Afrika."
Koulibaly pun tak sungkan mengutarakan tekad kuatnya untuk membawa Senegal berada pada era supremasinya suatu saat nanti.
"Saya berambisi menulis sejarah sepakbola Senegal, Saya harap, saya bisa mewujudkan itu di masa yang akan datang," imbuhnya.



