Jose Mourinho menyatakan, dia mendapatkan pesan singkat dari petinggi Manchester United agar mengabaikan isu yang menyebutkan dirinya akan dipecat klub.
Daily Mirror sempat mempublikasikan sebuah klaim bahwa nasib pria Portugal itu di Old Trafford akan ditentukan akhir pekan ini. Spekulasi ini lantas memunculkan perdebatan.
Mantan kapten United Gary Neville, yang sekarang menjadi pandit sepakbola - bahkan mengecam klub atas bocornya informasi pemecatan ke media, persis saat Louis van Gaal kehilangan pekerjaannya di 2016 lalu.
Bagaimana pun, Mourinho kembali membawa anak-anak didiknya ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Newcastle United 3-2 di Old Trafford meski tertinggal 2-0 lebih dulu dalam rentang sepuluh menit.
Mourinho memastikan, beragam rumor tentang pemecatan dirinya tidak menggangu benaknya lantaran hirarki klub telah menjamin masa depannya.
"Orang-orang yang membaca koran, mereka yang terhubung dengan media sosial, mereka kira mungkin saya akan hengkang [dipecat]," ujarnya kepada talkSPORT.
"Sekali pun saya tidak mendapatkan SMS dari petinggi untuk tidak dibaca [perihal klarifikasi isu pemecatan], saya pun telah diyakinkan [oleh klub]."
Media lalu bertanya, bagaimana Mourinho melecut anak-anak didiknya hingga bisa bangkit mengalahkan Newcastle saat jeda.
"Saya kira, Anda tahu apa yang saya bicarakan. Jika Anda ingin tahu, Anda akan tahu. Anda tahu segalanya, apa yang benar dan apa yang tidak benar. Saya cukup yakin, Anda akan mengetahui apa yang saya bicarakan saat istirahat," lanjut Mourinho.
Mourinho lantas menuduh media telah meragukan profesionalisme para pemain The Red Devils.
"Saya kira terlalu banyak pembicaran, kalian seperti meragukan kejujuran dan profesionalisme para pemain!" tandasnya.



