Manajer Manchester CityPep Guardiola meminta fans Liverpool tidak lagi berbuat aksi "barbar" ketika timnya melawat ke Anfield.
Berkaca pada lawatan musim lalu, bus The Citizens medapatkan serangan dari sekelompok suporter The Reds saat memainkan leg pertama perempat-final Liga Champions, April silam.
Kini, City menyiapkan 15 kamera spesial demi menghindari serangan yang tak diinginkan terulang.
Dengan nada marah, Guardiola menekankan: "Liverpool harusnya geram, bukan malah saya! Polisi pasti tahu itu sebelum kejadian. Sekarang, mereka mengetahuinya, sementara saya tidak tahu apa yang terjadi."
Beberapa loyalis City di media sosial mendesak para suporter untuk datang lebih awal ke Anfield pada laga Minggu nanti. Namun harapan Guardiola agar laga nati semestinya tak lagi tercipta insiden mengerikan.
"Cara terbaik adalah ketika orang-orang datang ke stadium, mereka masuk dan menikmati pertandingan sepakbola!" ujarnya.
"Kami seharusnya tidak membutuhkan polisi. Kami ke sana hanya untuk memainkan pertandingan Liga Primer. Apa alasan fans kami harus melindungi bus, Anda bercanda?"
"Fans datang ke sana untuk menonton pertandingan. Saya ingin polisi berada di rumahnya pukul 4.30 besama keluarga mereka, minum bir, dan menikmati pertandingan. Semua tergantung orang-orang Liverpool, bukan fans Manchester City," tandasnya.





