Gelandang Chelsea Ruben Loftus-Cheek mengungkapkan, kiper Kepa Arrizabalaga telah meminta maaf kepada seluruh rekan di tim atas insiden memalukan dia di laga final Piala Liga kontra Manchester City pekan lalu.
Setelah dicampakkan Maurizio Sarri saat The Blues mengalahkan Tottenham Hotspur, Kepa kembali menjaga gawang tim kala memenangkan derby London kontra Fulham dengan skor 2-1.
"Kepa secara tulus meminta maaf kepada kami semua di hari final itu dan kami menerimanya. Saya menilai, ada kesalahpahaman yang terjadi di sana [saat laga kontra City], namun dia sudah meminta maaf pada kami dan kami menerimanya," ujar Loftus-Cheek selepas pertandingan kontra Fulham kepada wartawan.
Di pertandingan itu, Kepa membuat sejumlah penyelamatan gemilang. Menurut Loftus-Cheek, performa bagus Kepa di laga itu bisa menjadi momentum baginya untuk 'move on' dari episode pembangkangan terhadap Sarri.
"Saya kira, sangat penting untuk melupakan dengan segera isu satu ini," tambahnya.
Alasan Sarri meminggirkan Kepa saat laga kontra Spurs karena sang juru taktik ingin anak didiknya merenung dan kemudian menaruh hormat pada pelatih yang menanganinya.
"Sang bos tentu ingin menunjukkan bahwa dia menuntut respek dari para pemainnya, lalu dia memainkan Willy [Caballero] untuk bentrokan dengan Tottenham," pungkasnya.





