AC Milan pernah merasakan pahitnya bermain di kasta kedua atau Serie B. Dua kali mereka terdemosi ke kasta kedua kompetisi sepakbola Italia, yakni pada musim 1979/80 dan 1981/82.
Belakangan, Serie A didominasi oleh Juventus, yang dalam beberapa tahun terakhir sanggup menyapu bersih Scudetto, meninggalkan jauh para rival beratnya.
Praktis, total 18 Scudetto yang telah diperjuangkan Milan di masa-masa emas mereka seperti tak terpandang lagi dewasa ini. Namun, direktur Milan Paolo Maldini memahami, klub ini memang dibangun di atas perjuangan.
"Milan sudah menjadi tim yang kadang berada di atas, atau di bawah, selalu," tutur Maldini, Sabtu [23/3].
"Kami terdegradasi ke Serie B, akan tetapi kami juga pernah mencapai supremasi, di mana tak ada satu pun tim bisa mengejar kami," tambah mantan bek Milan dan timnas Italia tersebut.
Legenda yang kini bekerja bersama Leonardo di jajaran direksi klub itu pun berjanji, akan membawa tim kesayangannya ini kembali diperhitungkan di belantika sepakbola Italia, bahkan Eropa.
"Saya lebih memilih bisa memiliki mentalitas, sebab Anda bisa mendapatkan segala kekeliruan dengan menyentuh akar sebelum memukul balik untuk kembali ke level yang paling tinggi," pungkas Maldini.
Di laga terakhir, Milan kalah di Derby Della Madonnina kontra Inter dengan skor 2-0, hasil yang membuat mereka kembali menempati posisi empat besar klasemen Serie A Italia setelah sempat berada di tiga besar.
Rossoneri akan kembali menjalani petualangan Serie A selepas jeda internasional dengan melawat ke markas Sampdoria, Minggu [31/3] dinihari WIB.



